Belajar Cerdas, Belajar Berbasiskan Otak

oleh
oleh

Oleh: Fiqram Iqra Pradana

Jalaluddin Rakhmat atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Kang Jalal’ adalah salah satu cendekiawan di Indonesia. Puluhan buku bahkan ribuan tulisannya telah tersebar di dunia literasi Indonesia. Sebenarnya Kang Jalal ini dikenal masyarakat sebagai tokoh Syiah Indonesia ditandai sebagai ketua IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait) Indonesia. Tapi itu hanya bagian kecil dari sisi kang jalal.

Bagi saya Kang Jalal adalah seorang intelektual yang mencerdaskan bangsa. Jika teman-teman mendalami pemikiran beliau melalui buku-bukunya yang sangat komunikatif dan mencerahkan maka tak berlebih jika beliau dikatakan sebagai pemikir yang mencerahkan.

Ilmu yang beliau dalami bermacam-macam dimulai dari ilmu komunikasi, psikologi, teologi, tasawuf sampai kepada sains (Neurosains). Bukti dari beliau mulai merambah mendalami sains yaitu ketika terbitnya buku yang berjudul ‘Belajar Cerdas, Belajar Berbasiskan Otak’ ini pada tahun 2010.

Ini membuktikan bahwa selain beliau produktif ia juga up to date terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Richard W. Oliver (1998) dalam The Shape of Thing to Come mengatakan bahwa abad 21 adalah era Brain, Mind and Neuroscience.

Mari kita membincang isi buku ini.

Buku ini berjumlah 282 halaman dan terdiri dari empat bab berturut-turut dimulai dengan Otak Anda yang Menakjubkan, Cerdas dengan Makanan, Cerdas dengan Gerakan, hingga Cerdas dengan Pengayaan. Buku ini di mulai dengan sebuah doa yang sangat indah:

Ya Allah

Sehatkan tubuhku

Cerdaskan otakku

Bersihkan hatiku

Indahkan akhlakku

Doa ini adalah “doa kebangsaan” di SMA Plus Muthahhari yang didirikan oleh Kang Jalal. Doa ini dibaca oleh setiap siswa ketika memulai pelajaran. Doa ini sangat lengkap berisi keinginan dan harapan yang luhur dari seorang manusia. Bertubuh sehat, berotak cerdas, berhati bersih, dan berakhlak indah.