Dari ruang kelas di Mamuju, 34 mahasiswa ini tak sekadar belajar menulis—mereka ditantang melahirkan buku tentang pangan lokal dan jati diri daerah.
MANDARNESIA.COM, Mamuju – Komunitas Ruang Kata resmi membuka Kelas Menulis Batch 1 Tahun 2026 di Gedung Home Theatre Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Minggu (26/4/2026). Sebanyak 34 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Mamuju ambil bagian dalam kegiatan ini.
Peserta didominasi mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tomakaka. Kelas yang dimulai pukul 07.30 WITA ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju.
Program ini dirancang untuk mengasah keterampilan menulis kreatif melalui tiga fokus utama, yakni biografi, cerpen, dan esai.
Antusiasme peserta terlihat sejak sesi awal. Biografer Adi Arwan Alimin membuka kelas dengan materi teknik penulisan biografi, sekaligus mendorong diskusi interaktif tentang cara mendokumentasikan perjalanan hidup seseorang secara mendalam.
Selanjutnya, cerpenis Mira Pasolong membahas teknik narasi showing, yang menekankan pada cara “menunjukkan” emosi dalam cerita agar lebih hidup dan menyentuh pembaca.
Sebagai penutup, Asbi memberikan pengantar mengenai penulisan esai yang tajam, argumentatif, dan berbobot.
Target Buku Antologi
Kegiatan ini tidak berhenti pada pemberian materi. Komunitas Ruang Kata menargetkan output nyata berupa buku antologi.
“Kegiatan ini diharapkan menghasilkan buku bertajuk Menuliskan Pangan Lokal, Menegaskan Jati Diri. Ini adalah upaya bersama untuk mengangkat kearifan lokal melalui tulisan,” ujar perwakilan panitia.
Pendampingan Berkelanjutan
Untuk memastikan kualitas karya, peserta akan melalui beberapa tahapan lanjutan:
Produksi Tulisan: Peserta memilih genre biografi, cerpen, atau esai
Bedah Karya: Evaluasi tulisan pada pertemuan kedua
Pendampingan Hybrid: Tiga kali sesi bimbingan daring dan luring sebelum penerbitan
Melalui skema ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya layak baca, tetapi juga memiliki nilai dokumentasi budaya.
Dorong Literasi Berbasis Identitas Lokal
Komunitas Ruang Kata menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem literasi di daerah.
Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penikmat literasi, tetapi juga berperan sebagai penulis yang aktif mendokumentasikan identitas dan kearifan lokal melalui karya tulis berkualitas.
Tentang Komunitas Ruang Kata
Komunitas Ruang Kata merupakan wadah kreatif di Mamuju yang berfokus pada pengembangan literasi, kepenulisan, serta apresiasi karya sastra bagi generasi muda. (Rls/WM)










