Transformasi Dakwah di Era Digital

oleh
Transformasi Dakwah di Era Digital -
Foto: Agung Hidayat Mansur

Laporan: Agung Hidayat Mansur dari Parepare

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhamadiyah menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Database Daring Nasional di Kota Parepare. Agenda ini digelar tanggal 28 sampai 30 Juli 2017.

Pelatihan ini mengangkat tema “Transformasi Dakwah Progresif di Era Digital”, diikuti oleh 70 peserta dari MPI PD Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Serta MPI dari beberapa PWM, yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorongtalo, Kalimantan Timur,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan ini sebagai wadah untuk penguatan para jurnalis Muhammadiyah untuk syiar dakwah lewat media digital. Serta melatih para pengurus MPI PW Muhammadiyah dalam mengelola laman resmi milik Muhammadiyah yang sebelumnya sudah dibuat oleh
PP Muhammadiyah sejak 2009, namun masih banyak wilayah dan daerah yang belum mengelola laman tersebut.

Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Rusydi Umar, mengungkapkan, Muhammadiyah telah membuat laman resmi organisasi dengan subdomain hingga pimpinan daerah. Setiap daerah disilahkan untuk mengisi laman tersebut untuk mempublikasi aktivitas di daerahnya.

“Kita sudah memberikan rumahnya, hanya saja bagaimana kalau agar kita search di google, muhammadiyah.or.id berada di
halaman 1. Bahkan teratas. Harapannya peserta yang telah mengikuti pelatihan ini, akan aktif untuk menjadi jurnalis dan pengelola database yang telah kami sediakan rumahnya itu,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan asal MPI PW Muhammadiyah Sulawesi Barat, Firdaus Abdulah, mengatakan, kegiatan ini menarik dan sangat penting untuk menunjang pergerakan dakwah dan organisasi Muhammadiyah.

“Peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah perwakilan MPI PW Muhammadiyah se-Kawasan Indonesia Timur. Kegiatan sangat
menarik karena pelatihan seperti ini sangat langka bagi kami. Kami dilatih untuk menjadi jurnalis serta sebagai pengelola laman
resmi Muhammadiyah,” sebut Firdaus pada kontributor mandarnesia.com.

Database Muhammadiyah yang memerlukan input dan perhatian antara lain, profil singkat Muhammadiyah, data pengurus, majelis,
lembaga, PCM dan PRM. Juga Ortom serta Amal usaha Muhammadiyah yang ada di daerah (sekolah, Masjid dan aset yang lain). (*)