Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.

MWCF 2019 : Ruang Berkreasi Hingga Menularkan Budaya Literasi

Reporter : Busriadi Bustamin

MAJENE,mandarnesia.com-Kegiatan Mandar Writers and Culture Forum (MWCF) Sulawesi Barat (Sulbar) 2019 resmi dibuka Wakil Bupati Majene, Lukman, di Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae Mandar, Jumat (25/10/2019).

Acara MWCF bakal berlangsung selama empat hari ke depan. Dimulai Jumat-Senin (25-28/10) mendatang. Ketua Panitia Pelaksana Abdul Rahman mengatakan, MWCF salah satu kegiatan yang pertama dilaksanakan pada tahun 2019 yang digagas oleh komunitas penggiat literasi di Sulawesi Barat. Khususnya penggiat literasi dan budaya di Kabupaten Majene.

Baca:MWCF 2019 : Ruang Berkreasi Hingga Menularkan Budaya Literasi

“Sastra memegang peranan penting dan pemulihan-pemulihan sosial yang dialami saat ini. Karena itulah membudayakan sastra, mari kita mengajak para generasi untuk cinta membaca dan menulis, atau sekadar menikmati sajian-sajian budaya demi terwujudnya masyarakat beradab dan berbudaya,” kata Rahman, saat menyampaikan laporannya.

Rahman berharap, kegiatan MWCF bisa menjadi ajang tahunan khususnya di Kabupaten Majene.

“Diharapkan pula menjadi ruang berkreasi, menuangkan imajinasi menjadi sebuah karya menginspirasi. Tujuan kegiatan untuk memberikan ruang bagi para penulis di Sulawesi Barat untuk berkreasi memperkenalkan budaya literasi bagi masyarakat Sulbar,” ujar Rahman.

Wakil Bupati Majene Lukman juga berharap, agar kegiatan MWCF dapat terus berlanjut ditahun yang akan datang.

 “Sekiranya jika ada hal-hal yang masih membutuhkan dukungan, wajib hukukmnya Pemerintah Kabupaten Majene sebagai kota pendidikan memberikan dukungan maksimal kegiatan ini,” katanya.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: