Laporan: Busriadi (IGI Majene)
Majene — Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Indonesia (IGI) ke-16, IGI Kabupaten Majene sukses menggelar Workshop Menulis Esai dan Bedah Beban Jam Mengajar. Kegiatan berlangsung di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Majene, Rabu 26 November 2025, dan dihadiri puluhan guru dari jenjang SMA/SMK, SMP hingga SD.
Ketua Panitia Pelaksana, Wahyudi, menjelaskan bahwa agenda penulisan esai ini dirancang untuk memperkuat kapasitas literasi para guru, khususnya kemampuan menuangkan gagasan secara kritis dan sistematis dalam bentuk esai.
“Ke depan, tulisan-tulisan guru dapat terpublikasi di berbagai platform media, baik cetak maupun digital. Secara khusus, IGI Majene menyiapkan blog sebagai medium bagi guru untuk menulis,” ujar Wahyudi.
Pada workshop ini, panitia menghadirkan Adi Arwan Alimin sebagai narasumber utama dalam sesi penulisan esai. Narsum ini dikenal sebagai penulis, pemerhati budaya, dan wartawan berpengalaman luas yang relevan dengan tema kegiatan.
Peserta terlihat aktif berdiskusi, salah satunya mengenai penggunaan unsur sastra dalam esai yang disampaikan oleh Hasriani, peserta dari Malunda.
“Apakah penggunaan unsur sastra dalam penulisan esai akan membangun argumentasi yang ambigu?” tanyanya saat sesi diskusi.
Sementara itu, materi Bedah Beban Kerja Guru menghadirkan Idham Sirunna, S.Pd., M.Ak., Fasda Operator Dapodik Sulbar yang juga Ketua IGI Kabupaten Majene.
Ia memaparkan regulasi terkait beban kerja guru, termasuk penjelasan teknis mengenai Permendikbud Nomor 5 Tahun 2022 dan isu-isu yang berkembang seputar validitas beban kerja pada aplikasi Dapodik.
Wahyudi berharap kegiatan ini dapat memotivasi para guru untuk lebih aktif menulis esai, dan artikel sebagai ekspresi intelektual.
“Semoga guru-guru kita semakin percaya diri menulis, karena tulisan adalah rekam jejak pemikiran dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan,” tutupnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusias. Peserta tampak serius mengikuti materi hingga sesi tanya jawab yang hangat. (rls/igi/*)











