MANDARNESIA.COM, Polewali — Program Forest and Other Land Use (FOLU) periode ke-IV kembali digelorakan di Polewali Mandar. Yayasan Mandar Peduli Lingkungan (MAPIA) melaksanakan aksi bersih lingkungan di kawasan Gernas, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Minggu (19/04).
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap target Indonesia dalam meningkatkan serapan karbon dari sektor hutan dan lahan, sekaligus menekan dampak sampah terhadap lingkungan.
Dalam aksi tersebut, peserta berhasil mengumpulkan total 548 kilogram sampah, terdiri dari 341 kg sampah organik dan 207 kg sampah anorganik. Sampah yang terkumpul selanjutnya dikelola melalui program “Obat Sampah” sebagai pusat pengolahan dan pemanfaatan limbah.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Barat, Ajbar, yang mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau perlu kegiatan seperti ini kita rutinkan, bisa setiap bulan atau dua bulan sekali di setiap lingkungan di Polewali Mandar. Saya siap memfasilitasi,” ujar Ajbar.
MAPIA juga menggandeng mahasiswa dan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi lintas elemen dalam menjaga lingkungan.
Sebagai tindak lanjut, Ketua MAPIA, Trisno Apri Nugroho, mengungkapkan rencana pengembangan program berbasis lingkungan yang lebih berkelanjutan.
“Sampah organik yang terkumpul akan kami kelola menjadi pupuk. Ke depan, kami akan menginisiasi program tanam pohon bagi calon pengantin agar manfaatnya lebih luas dan berdampak jangka panjang,” jelasnya.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi gerakan sesaat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.











