MANDARNESIA.COM, Polewali — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI serta HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dirangkaikan dengan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 berlangsung di Lapangan Pancasila, Senin (1/12/2025). Pada kesempatan ini, Bupati Polewali Mandar membacakan sambutan resmi Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional dan Ketua Umum PB PGRI.
Dalam sambutan KORPRI, Bupati menyampaikan pesan bahwa peringatan HUT ke-54 KORPRI tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan peran ASN sebagai kekuatan moral, profesional, dan pemersatu bangsa.
“KORPRI harus menjadi rumah besar ASN yang kokoh, kompak, dan setia pada Pancasila dan UUD 1945. Netralitas, integritas, profesionalisme, dan pengabdian harus terus dijaga,” ujar Bupati saat membacakan sambutan Ketua Umum KORPRI.
Dalam sambutan itu juga ditegaskan bahwa penguatan ASN menjadi prioritas melalui implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. ASN diharapkan mampu menjadi penggerak utama transformasi digital, mempercepat pelayanan publik, serta mengawal pelaksanaan APBN dan APBD dengan efektif dan efisien untuk mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.
Ketua Umum KORPRI, melalui sambutan yang dibacakan Bupati, juga menyerukan Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI, di antaranya memperkuat persatuan korps, menjaga netralitas, meningkatkan profesionalisme, menolak segala bentuk penyimpangan, hingga menegaskan peran ASN dalam pengentasan kemiskinan dan percepatan pertumbuhan ekonomi.
Pesan Ketua Umum PGRI: Guru Harus Adaptif dan Terlindungi
Melalui sambutan Ketua Umum PB PGRI, Bupati juga menyampaikan refleksi perjalanan PGRI yang kini memasuki usia ke-80 tahun. Semangat persatuan para guru sejak masa awal berdirinya kembali ditegaskan, seiring dengan tuntutan perubahan dunia pendidikan di era digital dan kecerdasan buatan.
Salah satu pont penting dalam sambutan tersebut adalah guru Indonesia harus terus berinovasi, berkolaborasi, dan memiliki pola pikir bertumbuh. Guru adalah aktor utama pendidikan dan harus mendapat perhatian serius dalam peningkatan kompetensi, kesejahteraan, serta perlindungan hukum.
PGRI juga menyoroti masih adanya kasus guru yang berhadapan dengan hukum saat menjalankan tugas mendidik. Karena itu PGRI berharap pemerintah memberi perlindungan lebih kuat agar tidak ada lagi guru yang tersandung persoalan hukum saat menjalankan amanah profesi.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Program Asta Cita juga menjadi harapan PGRI untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Ajak ASN dan Guru Terus Mengabdi
Di akhir sambutan, Ketua KORPRI dan Ketua PGRI melalui Bupati mengajak seluruh anggota KORPRI dan PGRI untuk bekerja sepenuh hati.
“Pengabdian saudara selalu dinantikan masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat, pendidik, dan abdi negara,” tutup Bupati.
Upacara peringatan gabungan HUT KORPRI ke-54 dan HUT PGRI ke-80/HGN 2025 di Polewali Mandar berlangsung khidmat dan diikuti oleh anggota KOPRI dan PGRI Polewali Mandar. (WM)











