KPU Sulbar “Goes To Campus”, Sasar Pemilih Muda-Pemula

oleh

MANDARNESIA.COM, Majene — Sosialiasi kepemiluan menuju Pemilu 2024 semakin gencar dilaksanakan oleh peyelenggara pemilu, seperti yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat yang goes to campus sosialisasi pendidikan pemilih muda dan pemilih pemula di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), acara ini dirangkai penandatanganan MoU Pendidikan Pemilih Berbasis Kurikulum antara KPU Sulbar dan FISIP Unsulbar, Selasa (25/10/2022).

Kegiatan yang digelar di gedung teater kampus tersebut melibatkan sekitar 200 mahasiswa.

Wakil Rektor II Unsulbar Anwar Sulili menyambut baik kerja sama yang dibangun antara KPU dan pihak kampus Unsulbar.

“Sebagai mahasiswa dalam rangka menyukseskan program Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU dengan kampus, kita mencoba menyelaraskan informasi-informasi dalam rangka menyelenggarakan pemilu yang berkualitas dan bermartabat,” katanya.

Dan tentunya, satu hal yang mesti harus disosialisasi, kata Anwar Sulili, bahwa penyelenggaraan pemilu bebas dari money politik. “Karena tidak asing lagi di masyarakat. Nah ini yang harus kita lawan, dan tentu itu akan kita hasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas. Kita harapkan penyelenggaraan pemilu yang akan datang itu lebih berkualitas, bebas dari politik-politik uang, politik SARA dan sebagainya,” ujarnya lagi.

“Sehingga, betul-betul yang benar terpilih adalah pemimpin yang berkualitas, yang bisa mengangkat harkat dan martabat,” pungkas Anwar.

Komisioner KPU Sulbar Adi Arwan Alimin menjelaskan, program goes to kampus akan digelar di beberapa kampus di Sulawesi Barat. Tujuannya tentu saja ingin mengajak aktivitas kampus, khususnya mahasiswa dalam meningkatkan literasi kepemiluan dan isu demokrasi.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran Pemilu, khususnya di kalangan mahasiswa, sebagaimana diketahui mahasiswa adalah kelompok pemilih muda dan pemula yang sangat menentukan hasil pemilu.

“Karena jumlah mereka yang sangat besar, mereka ini adalah kelompok generasi Z dan milenial yang sangat menentukan suara di pemilu. Kita berharap teman-teman mahasiswa di Pemilu 2024 ini betul-betul dapat menjadi bagian atau agen demokrasi dalam memerangi hoaks dan meningkatkan kualitas pilihan di Pemilu,” jelas Adi Arwan tampil mengenakan passapu, destar khas Mandar.

“Kesadaran mereka, kemudian wawasan mereka tentang media sosial itu jauh lebih bagus. Apalagi mereka adalah pengguna media sosial yang sangat banyak, kita berharap ini akan menjadi semacam program yang seperti bola salju, dan bagian sosialisasi kepemimpinan yang berkualitas,” tutupnya.

Hadir sebagai pembicara di acara tersebut Koordinator Divisi Data KPU Sulbar Sukmawati M Sila, Koordinator Parmas KPU Sulbar SDM Adi Arwan Alimin, Ketua Prodi Ilmu Politik Unsulbar Asriani dan Tenaga Ahli KPU RI Muh. Fadlilah.

Ratusan mahasiswa yang hadir tampak antusias menyimak paparan narasumber dan melakukan dialog interaktif atau tanya jawab. (Rilis Hupmas/WM)