Seri Dua, KPU Polewali Mandar Goes To Campus

POLEWALI, mandarnesia.com–KPU Polewali Mandar kembali menggelar kegiatan sosialisasi KPU Goes to Campus edisi kedua dengan tajuk “Money Politic dan Pilkada di masa Pandemi” yang dilaksanakan di Aula IAI DDI Polewali Mandar.

Kegiatan sosialisasi KPU Goes to Campus edisi kedua yang dilaksanakan secara tatap muka dan juga daring ini dilakukan dengan menghadirkan peserta tatap muka secara terbatas. Dan mematuhi protokol kesehatan dalam ragka pencegahan penularan Covid-19, yakni dengan mengenakan masker bagi peserta yang hadir, pengukuran suhu tubuh bagi peserta sebelum memasuki ruangan, serta tetap menjaga jarak selama berlangsungnya kegiatan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber H. Anwar Sewang (Rektor IAI DDI Polewali Mandar), Saifuddin (Ketua Bawaslu Polewali Mandar), Abdul Karim (Penulis dan Penggiat Demokrasi), dan Munawir Arifin (Anggota KPU Polewali Mandar). Tiga narasumber dalam kegiatan ini hadir langsung di Aula IAI DDI Polewali Mandar dan Abdul Karim yang hadir melalui platfom zoom.

Ketua KPU Polewali Mandar, Rudianto, saat membuka kegiatan menyampaikan kegiatan ini merupakan sosisalisasi KPU Goes to Campus edisi kedua dengan tema “Money Politic dan Pilkada di masa Pandemi”.

Berbicara tentang Money Politic merupakan musuh demokrasi, karena prinsip demokrasi yaitu bebas dan adil.

“Dengan money politic, prinsip bebas dan adil dalam demokrasi akan tergerus. Penyelenggara dalam hal ini sangat khawatir tentang money politic dalam masa pandemi ini. Oleh karena itu kami dari KPU Polewali Mandar mengangkat tema money politic dan pilkada di masa pandemi. Kegiatan Sosialisasi yang kami lakukan dilaksanakan dengan dua cara yaitu secara tatap muka dan juga daring melalui platform zoom,” tutur Rudianto, Kamis (24/9/2020).

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPU Polewali Mandar, Munawir Arifin yang menjadi salah seorang narasumber menyampaikan,

Baca Juga:  KPU Polewali Ajak Perempuan Cerdas Kawal Demokrasi dan Pemilu

“Kita berharap agar mahasiswa yang memiliki kapasitas dan kesadaran agar turut membantu mengkampanyekan bahaya money politic minimal di lingkungan keluarga atau kerabatnya dan secara umum ke masyarakat,” katanya.

“Kami berharap kesadaran peserta pemilu dan masyarakat tentang bahaya money politic. Mudah- Mudah-mudahan dengan perspektif agama dapat menyadarkan masyarakat tentang bahaya money politic. Money politic dalam Undang-undang dan PKPU, KPU juga memiliki keterbatasan yang hanya bisa melarang prakte-praktek Money politic dan isu sara,” sambungnya.

Sisanya, lanjut Arifin, adalah bagaimmana masyarakat dan peserta pemilu khususnya partai politik dapat turut mendorong kampanye tentang bahaya money politic terhadap kualitas pilkada khususnya demokrasi.

Pada kegiatan tersebut turut hadir pula Komisioner KPU Polewali Mandar Andi Rannu (Kordiv Hukum dan Pengawasan) dan Muslim Sunar ( Kordiv Data, Perencanaan dan Informasi), Nurjannah (Kordiv Teknis Penyelenggara) dan Kepala Sekretariat KPU Polman, Anwar Sida melalui platform zoom, dan segenap civitas kampus IAI DDI Polewali Mandar, serta sejumlah peserta yang hadir secara daring melalui aplikasi zoom.(rls)

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?