Ibu Hamil Meninggal Saat Gempa di Mateng 

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUMU, mandarnesia.com — Sejumlah rumah yang berada di dua kecamatan setelah dilaporkan rusak setelah gempa dengan kekuatan 5.4 magnitude menggucang wilayah Kabupaten Mamuju Tegah, Sulawesi Barat. Gempa yang terjadi sekitar pukul 03.43 Wita dengan kedalaman 10 kilo meter itu, juga terasa hingga ke Wilayah Mamasa.

Selain rumah, satu korban jiwa juga dilaporkan meninggal saat berupaya menyelamatkan diri saat gempa. Tim Rescue BPBD Mateng Syawal menyampaikan, 17 rumah yang rusak berada di Kecamatan Budong-budong dan Kecamatan Pangale.

“Semetara didata, yang masuk ini total 17 rumah. Kerusakan tembok roboh, runtuh, dengan atap yang runtuh. Untuk korban di Sampaga, di Desa Bonde, dia terjatuh saat menyelamatkan diri, ibu hamil,” kata Syawal kepada mandarnesia.com, Rabu (28/10/2020).

Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang menjadi korban gempa, Rabu dini hari itu. “Pengamatan sejauh ini kami sementara mendata korban. Kita dapatkan satu korban menderita di kepala. Kami masih melakukan pendataan karena masih ada beberapa desa yang belum terjangkau.”

Berdasarkan rilis dari BMKG, terjadi beberapa gempa susulan dengan skala yang lebih kecil. Gempa tersebut juga dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga:  Polda Sulbar Galang Dana Bagi Warga Kurang Mampu
error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?

Gratis Berlangganan, klik Subscribe

Selamat anda telah berlangganan Gratis

There was an error while trying to send your request. Please try again.

mandarnesia.com will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.