77 Perwira Polri Jabat Pangkat Baru

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Bersamaan dengan surat telegram Nomor : STR/236/V/2020 tanggal 19 Mei 2019 tentang Pengangkatan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi (Pati), 77 perwira Polri resmi menyandang pangkat barunya setingkat lebih tinggi.

Jika biasanya korps raport pati dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, kali ini akibat pandemi covid-19, maka dilaksanakan secara melalui video conference di masing-masing wilayah.

Kapolda dan Wakapolda Sulbar secara simbolis nampak mengikuti kegiatan upacara kenaikan pangkat melalui video conference, Rabu (20/5/2020) di ruang vicon Mapolda. Upacara pelaksanaan kenaikan pangkat melalui video conference ini dipimpin Kapolri Jenderal Idham Azis.

Kapolda Sulbar Eko Budi Sampurno sendiri dinaikkan pangkatnya dari Brigjen ke Irjen sementara Wakapolda Sulbar Endi Sutendi dinaikan pangkatnya setingkat lebih tinggi dari Kombes Pol ke Brigjen.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan menyampaikan, korps raport sebagai kelanjutan dari Surat Telegram Rahasia (TR) yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis pada 1 Mei 2020 lalu.

Usai mengikuti kegiatan korps, secara simbolis Wakapolda Sulbar kembali dilantik secara kedinasan di lingkup Polda Sulbar yang dipimpin langsung Kapolda Sulbar dan dihadiri oleh seluruh personel yang dilibatkan.

“Pelaksanaan upacara tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, setiap peserta dicek kondisi dan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, serta menerapkan physical distancing atau jaga jarak,” jelas Syamsu.

Baca Juga:  Hilang di Sungai Karama, Satu Keluarga Belum Ditemukan

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?