“Tidak semua yang kita kejar akan mendekat. Kadang, yang kita butuhkan bukan berlari lebih cepat, tapi menjadi pribadi yang pantas untuk didatangi.”
Topik: Opini
Banyak Hal Tidak Penting, Menghancurkan Hal Penting dalam Hidup Tanpa Kita Sadari
“Tanpa sadar, kita mengorbankan hal penting dalam hidup hanya karena reaksi sesaat terhadap hal sepele.”
Paradiplomasi: Ketika DOB Balanipa Tak Cukup Hanya Dimekarkan
(Catatan untuk Kongres Rakyat Balanipa) Oleh: Adi Arwan Alimin (Penulis/Historian) ADA pertanyaan yang jarang diajukan dalam setiap perbincangan pemekaran daerah di Indonesia, Selanjutnya
Bukan Hanya Bela: Ketika Infrastruktur Menjadi Ukuran Hadirnya Negara
Oleh Hajrul Malik | (Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat Bidang Kerjasama Antar Lembaga) PEMBANGUNAN sering kali diukur dari apa yang tampak di Selanjutnya
Pelajaran Berharga dari Kata Fitrah
Beberapa hari setelah Lebaran, ketika gema takbir telah mereda dan rutinitas kembali berjalan, justru ada ruang yang lebih jernih untuk merenung. Idulfitri Selanjutnya
Sedekah di Bulan Ramadan: Rahasia Keberkahan dalam “Algoritma Langit”
Sedekah di bulan Ramadan bukan hanya ibadah sosial, tetapi juga sebuah cara manusia berinteraksi dengan hukum ilahi yang bekerja dalam semesta. Dalam Selanjutnya
Berserah tanpa Menyerah
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Puasa mengajarkan manusia satu pelajaran penting dalam hidup: tetap berusaha dengan sungguh-sungguh, namun menyerahkan hasilnya Selanjutnya
Belanja Online Bisa Membawa Kematian
Kemudahan membeli obat di internet menyimpan risiko besar: obat palsu yang dapat memperparah penyakit hingga menyebabkan kematian. Oleh: Yusi Anggriani dan Selanjutnya
Banjir dan Longsor di Indonesia: Bencana Alam yang Diam-diam Memicu Wabah Penyakit Mematikan
Banjir, puing-puing bangunan, dan sistem drainase yang rusak menciptakan tempat perkembangbiakan baru bagi nyamuk dan lalat. Pelaksanaan pemantauan vektor yang terarah, peningkatan Selanjutnya
Zakat Fitrah: Jalan Kembali ke Hakikat Manusia
Menjelang berakhirnya Ramadan, umat Muslim di berbagai tempat mulai menakar beras, memasukkannya ke dalam kantong-kantong kecil, lalu menyiapkannya untuk dibagikan. Di balik Selanjutnya
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- …
- 23
- Berikutnya










