LETTO Gagal Mentas Pada Festival Teluk Mandar II

oleh
LETTO Gagal Mentas Pada Festival Teluk Mandar II -
Ilustrasi : FB Ramli Rusli

MAJENE- Konsep awal kegiatan ini, telah merancang berbagai bentuk konsentrasi kegiatan yang di prakarsai oleh komunitas V-Oric Majene, Pensil 2B, Komunitas Bahari Mandar dan Dewan Kebudayaan Mandar / Dewan Kesenian Sulbar (DKM/DKS SULBAR), pada tanggal 10 hingga 13 Mei 2017 mendatang.

Hiburan panggung rencana akan dimeriahkan berbagai komunitas dan perorangan. Malam puncak acara juga rencana awal akan menghadirkan kelompok musik LETTO asal Jogjakarta.

Namun pendanaan kegiatan ini hanya mengandalkan bantuan perorangan yang sebagian besar bersumber dari pedagang kaki lima, hingga kini tak terkumpul secara maksimal.

Menurut Aldhin salah satu inisiator kegiatan, dirinya mengklarifikasi pemberitaan salah satu pemberitaan media online, bahwa memang dari awal telah merencanakan kedatangan LETTO pada malam puncak acara.

Namun rencana untuk mendatangkan kelompok musik LETTO asal Jogyakarta ini, kini telah pupus dan gagal. Karena sumber pendanaan FTM II yang tidak mampu membiayai rancangan konsep tersebut.

“Banyak kegiatan yang telah dirubah dari bangunan konsep awal. Termasuk pameran lorong waktu, parade katinting, sehari mengenang Majene, hingga mendatangkan LETTO,” katanya.

Setelah melihat berbagai kondisi yang tidak memungkinkan, terutama pendanaan yang hanya didapatkan dari perorangan, karena FTM II tidak dianggarkan secara reguler oleh Pemerintah Majene, maka semua rangkaian ini pupus dalam rencana awal tim kreatif.

“Dengan demikian, bangunan konsep berubah. Dan tetap merancang titik konsentrasi pada satu tempat, yaitu di Taman Kota Majene sebagaimana tahun lalu,” jelas Aldhin.
#Rilis-BusriadiBustamin

Adv.
Baca Juga:  Menagih Janji di Bendung Kayuangin