KPU Mamuju Butuh 358 Panitia Ad Hoc di Pilkada 2020

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju akan merekrut panitia ad hoc di tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan dalam Pilkada 2020.

Tahapan perekrutan dimulai 15 Januari 2020 untuk PPK dengan masa kerja 1 Februari hingga 30 November 2020. Sementara PPS dimulai 15 Februari denganĀ  masa kerja 23 Maret dan berakhir bersamaan dengan masa kerja PPK.

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) KPU akan merekrut 55 panitia ad hoc di 11 kecamatan. Sementara PPS, sebanyak 303 yang direkrut di 101 desa dan kelurahan yang ada di Mamuju.

Baca:https://mandarnesia.com/2020/01/kpu-mamuju-tetapkan-julianto-tenaga-pendamping-hukum/

Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang menjelaskan, calon yang akan mendaftar jadi penyelenggara ad hoc tidak pernah terlibat dalam politik praktis.

“Juga memahami teknis regulasi pemilihan dan buka orang titipan…,” katanya kepada mandarnesia.com, Sabtu (11/1/2020).

Ia pun menjelaskan KPU tidak akan membatasi berapa jumlah pendaftar. “Tapi kami cuma terima 5 setiap kecamatan untuk PPK dan 3 di setiap desa PPL.

Foto: Ekobambang Sugiantoro

Baca Juga:  PPP Mamuju Kembali Membahas Arah Dukungan di Pilkada

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?