Pertamina Janji Tambah Pasokan, Elpiji Tetap Langka

MAMUHJU, mandarnesia.com — Hampir sepekan kelangkaan elpiji 3 kg terjadi di Sulawesi Barat. Sales Eksekutif LPG Rayon I Makassar, Rizal Asyad yang berjanji menambah suplai gas bersubsidi di Sulbar saat bertemu dengan Wakil Gubenur Sulbar Enny Angraeni Anwar, Jumat (3/5) ternyata belum sepenuhnya terasa.

Terpantau dari beberapa pengecer dan distributor masih mengalami kekurangan dan pembatasan stok.

Salah satunya distributor yang berada di Kecamatan Malunda, Majene. H Sain yang sebelumnya dijanji oleh pihak Pertamina akan menerima elpiji berjumlah 90 tabung, justru belum pasti akan menerima pasokan pada Sabtu (4/5) malam.

“Yang sudah mendaftarkan diri untuk membeli tabung pulang saja dulu. Ini belum pasti datang malam ini. Kalau pun datang besok kita bagi karena sudah larut malam,” kata Sain kepada pembeli yang telah menunggu berjam-jam, Sabtu (4/5/2019) malam.

Seperti pemberitaan mandarnesia.com sebelumnya, mulai Sabtu (3/5) pihak Pertamina berjanji akan melakukan penambahan alokasi tabung elpiji 3 kg sebanyak 10 persen.

Untuk Wilayah Malunda, elpiji 3 kg terakhir didistribusikan pada Jumat (3/5) malam.

Dari pengakuan salah satu warga Arifin, pembelian elpiji sangat dibatasi, selain harus mendaftar dengan mengunakan Kartu Keluarga (KK) pembelian hanya boleh dilakukan satu kali.

“Kemarin saat datang saya dapat, tapi untuk yang akan datang tidak diberi lagi, ganti-gantian,” kata Arifin kepada mandarnesia.com.

Reporter: Sudirman Syarif