‘Memanen’ Generasi di MTsN 2 Majene

oleh

Laporan: Wahyudi Muslimin

PAMBOANG, mandarnesia.com – Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah atau disingkat LDKS sudah sejak lama dilakukan oleh pihak sekolah manapun pada tingkat SMP atau Tsanawiyah. Ini adalah upaya melatih siswa berbicara, mengeruk potensi serta bakat yang dimiliki setiap siswa.

Meskipun dari sekian banyak siswa, masih kadang malu-malu atau menahan diri untuk bertanya atau berinteraksi dalam sebuah forum seperti LDKS.

Dari Polewali, sengaja datang ke Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Majene, yang terletak di Jalan Poros Majene-Mamuju, Desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. Sekitar 63,2 kilometer meter dari rumah saya versi google map.

Meskipun Sahid, S,Pd. kepala madrasah tersebut baru mengontak sekitar pukul sembilan pagi, tidak ada kata penolakan ajakan berbagi dengan anak-anak didiknya. Harapannya dari situ bisa menularkan virus positif ke mereka, para generasi baru bangsa, agama dan daerah.

Ketika melihat mata mereka yang fokus saat berbagi dengan mereka, kita seperti menemukan cermin, melihat diri kita yang dulu, kecil dan belum memiliki pengetahuan apapun. Setiap dipanggil untuk berbagi dengan anak-anak sekolah, semangat itu meluap, karena melihat diri kita yang dulu.
Latihan Dasar Kepemimpinan merupakan pintu untuk menemukan ‘bibit’ baru untuk melanjutkan tampuk pengetahuan, meskipun diri sendiri masih kurang, minimal ada hal yang bisa dibagi ke mereka, menginformasikan ke mereka bahwa banyak hal yang bisa dilakukan. Bahwa ada cita-cita yang harus digapai, dan tidak harus menjadi ini, tapi juga bisa menjadi itu.

“Semoga dengan LDKS ini lahir bibit pemimpin untuk masa depan yang mandiri, berprestasi dan bermartabat,” sebut Sahid, Kepala MTsN 2 Majene yang juga merupakan karib sekampung, sealmamater dan sekamar waktu di SMP sampai SMP PPM Al-Ikhlash, Lampoko.

Baca Juga:  Dua Siswa SMPN 1 Malunda Wakili Sulbar ke Tingkat Nasional

Sabtu, 21 Mei 2022 LDKS itu baru dimulai atau dibuka pada pukul 13.30. Strategi Sukses Publikasi Tulisan menjadi tema diantarkan ke mereka. Sebelumnya mereka mengikuti materi Dinamika Kelompok dan Manajemen Organisasi yang dibawakan oleh Muhammad Tasriq, S.Pd.

Materi yang akan mereka terima antara lain Dinamika Kelompok dan Manajemen Organisasi, Strategi Sukses Publikasi Tulisan, Kepemimpinan dan Metode Persidangan, Outbond, Retorika dan Keprotokoleran, serta Dasar-dasar Jurnalistik.

Ada beberapa pemateri kelas kakap, kolega dan sahabat yang akan hadir memberikan materinya, seperti Adi Arwan Alimin, jurnalis senior yang sekarang menjabat sebagai Komisoner di KPU Provinsi Sulawesi Barat. Serta Thamrin, S.Pd. M.Pd. yang lebih dikenal sebagai Thamrin Uwai Randang di facebook. Keduanya merupakan dedengkot dunia literasi.

“Ini adalah pengantar atau perkenalan dari pemateri, insya Allah masih akan ada waktu yang lain untuk menerima sharing pengalaman darinya,” harap Sahid, sambil menutup sesi tersebut di atas. (mw/*)

Adv.