IFP Permudah Guru Akses Materi, Siswa SD di Magelang Lebih Aktif dan Interaktif Belajar

oleh
oleh
Fotografer: Shaka
Fotografer: Shaka

MANDARNESIA.COM, Magelang – Pemanfaatan teknologi Interactive Flat Panel (IFP) di ruang kelas semakin mendorong pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan bagi siswa.

Hal ini terlihat saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan ke SD Negeri Borobudur 2 pada Sabtu (18/4).

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meninjau langsung penggunaan IFP dalam pembelajaran Matematika kelas V. Perangkat ini dimanfaatkan untuk menampilkan visual, video, hingga interaksi langsung melalui layar sentuh yang melibatkan siswa secara aktif.

“Terima kasih para guru sudah mengajar dengan baik, anak-anak jadi semangat. Namun pembelajaran tetap harus terintegrasi dengan pembelajaran mendalam dan penguatan karakter,” ujar Abdul Mu’ti.

Saat berdialog, para siswa mengaku pembelajaran menjadi lebih seru karena dapat melihat materi secara langsung dan berinteraksi melalui layar. Meski demikian, Mendikdasmen tetap mengingatkan pentingnya menjaga kebiasaan menulis dalam proses belajar.

“Menulis penting agar apa yang dipelajari bisa diingat dan melatih kemandirian belajar,” tambahnya.

Guru kelas V, Susanti, menyebut bahwa sejak perangkat IFP digunakan, pembelajaran menjadi lebih variatif dan menarik. Siswa bahkan aktif mencoba berbagai fitur, mulai dari menulis hingga menggeser objek langsung di layar.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka bahkan sering mengusulkan fitur atau permainan edukasi yang ingin dicoba di kelas,” ujarnya.

Selain itu, IFP juga memudahkan guru dalam mengakses berbagai sumber belajar, seperti video, simulasi, dan materi presentasi dalam satu perangkat terintegrasi.

Kepala SD Negeri Trenten 2, Sri Muryani, menambahkan bahwa penggunaan IFP sejak awal 2026 telah meningkatkan motivasi belajar siswa di berbagai mata pelajaran.

“Dengan IFP, anak-anak lebih aktif karena bisa langsung mencari dan memahami materi yang dibutuhkan,” katanya.

Pemanfaatan teknologi seperti IFP menjadi bagian dari upaya transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan berpusat pada siswa. Dengan pembelajaran yang interaktif, diharapkan siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga lebih mandiri dan kreatif dalam proses belajar.(Stephanie/Editor: Denty A., Seno H./WM)