Hasil Rapid Tes di Ulumanda Negatif, Fahmi : Kita jangan Terlena

Reporter : Busriadi Bustamin

ULUMANDA, mandarnesia.com-Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Majene melakukan rapid test terhadap 18 warga Desa Ulumanda Kecamatan Ulumanda. Hasilnya semua dinyatakan negatif.

Bupati Majene Fahmi Massiara menyampaikan, setelah salah seorang pasien yang dinyatakan tes PCR/Swab Positif asal Kecamatan Ulumanda dari Kementerian Kesehatan, jajaran Pemerintah Kabupaten Majene bertindak cepat untuk melakukan langkah antisipasi dan pencegahan dalam penyebaran virus Covid-19.

“Saya menginstruksikan kepada jajaran Tim Gugus Covid-19, Dinas Kesehatan Majene, beserta Camat Ulumanda untuk segera melakukan rapid test massal di Ulumanda. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Bhabinkantibmas, Babinsa, dan Unsur TNI-Polri sebagai mitra kami yang juga tergabung dalam tim Gugus Covid-19 Kab. Majene,” tulis Fahmi Massiara di akun Facebooknya, Sabtu (9/5/2020).

Menurutnya, rapid test massal dilakukan, dengan mengambil sampel kepada semua warga yang telah kontak erat dengan pasien positif.

“Hasilnya, 18 warga yang telah melakukan rapid test, semua dinyatakan negatif. Suatu kesyukuran bagi kita semua, namun kita tidak boleh terlena. Sehingga, semua warga tersebut telah dihimbau untuk melakukan isolasi mandiri dan mematuhi protokol kesehatan. Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabb,” ucap Fahmi.

Sebelumnya, Selasa (5/5/2020) berdasarkan hasil swab pasien berinisial RI (20) positif corona. Pasien tiba di Kabupaten Majene 16 April 2020 dari Pesantren Temboro Magetan Jawa Timur. Sehingga yang bersangkutan dinyatakan kasus 58 terkonfimasi.

Ketfot : Petugas dari Puskesmas Ulumanda saat melakukan rapid test di Dusun Lemo-lemo Desa Ulumanda Kecamatan Ulumand/Kapus Ulumanda Ismawarni

Baca Juga:  Ini Hasil Pemeriksaan Medis Keluarga Pasien ZM

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?