Buaya dari Mateng Menunggu BKSDA Polewali Mandar

Reporter: Sudirman Syarif

TOBADAK, Mandarnesia.com — Puluhan buaya sungai Budong-Budong, Mamuju Tengah berhasil dijaring. Penangkapan besar-besaran dilakukan setelah seorang warga sekitar tewas diterkam buaya beberapa pekan lalu.

Di sepanjang aliran sungai yang diapit tiga kecamatan, Budong-Budong, Tobadak, dan Topoyo itu, proses penangkapan buaya masih berlangsung, melibatkan pawang buaya dan warga. Beberapa buaya dilaporkan terpaksa dibunuh, akibat melawan saat akan ditangkap.

Tim Rescue TRC BPBD Mamuju Tengah Awal menyampaikan, buaya besar yang dapat ditangkap 11 ekor, dan buaya berukuran kecil jumlahnya banyak.

Sementara jenis reptil besar yang sempat memakan manusia itu telah dikubur akibat mati usai ditangkap.

“Untuk yang besar ukurannya empat meter setengah. Yang dibawanya ada dua meter, satu setengah, satu meter dan banyak yang kecil,” katanya kepada mandarnesia.com, Selasa (25/8/2020).

Rencananya puluhan buaya yang telah ditangkap akan diserahkan ke BKSDA Polewali Mandar. BPBD Mateng menuggu pihak BKSDA menjemput buaya-buaya tersebut.

“Kemarin kita sudah laporkan, tapi belum datang. Buaya yang besar itu mati, dan kita sudah kuburkan,” tutupnya.

Baca Juga:  SPBU Tapalang Tunggu Izin Operasi Pertamina

admin

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?