Sahabat Rakyat Digelar Virtual, Masyarakat Tapalang Terima Bantuan

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Safari Sehari Berbakti untuk Rakyat (Sahabat Rakyat) yang merupakan program Pemkab Mamuju mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, digelar secara virtual di Kecamatan Tapalang, Mamuju.

Sahabat Rakyat yang live via facebook dan radio itu, Pemkab Mamuju membagikan ratusan bantuan kepada masyarakat. Beberapa pelayanan, seperti kesehatan juga dilakukan di beberapa titik.

“Saya kira kita kembali pada inti pada Sahabat Rakyat ini, karena kita ingin bersama rakyat walau ini bisa dilakukan di kantor daerah, tetapi itu tidak subtansi, karena intinya adalah Bupati dan Wakil Bupati Mamuju turun langsung bersama rakyat yang ada di Tapalang,” kata Bupati Mamuju usai acara, Jumat (10/7/2020).

Habsi Wahid menyinggung capaian-capaian yang ia raih selama menjabat Bupati Mamuju. Termasuk pendidikan. Angka anak putus sekolah tahun 2015 sebelum memimpin Mamuju terdapat dikisaran 9.000 lebih, kini itu sudah berhasil melalui gerakan kembali bersekolah yang menjanjau 8.000-an.

“Sekarang kita melakukan gerakan kembali bersekolah. Alhamdulillah kita bisa mengembalikan anak-anak yang putus sekolah itu sekira 8.000 lebih. Sehingga masih ada sekira 1.000-an yang belum, dan tentu ini akan menjadi tugas kami insya Allah ke depan ini, bisa tuntas,” harapnya.

Sementara jenis bantuan kepada masyarakat berupa termos ikan, timbangan dan jemuran ikan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju. Dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menyerahkan bantuan berupa, benih padi, pupuk, benih sayur dan beberapa bantuan lainya.

Baca Juga:  Bupati AIM : Lacak Pendatang, Data, dan Awasi Lalu Lintas Nelayan

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?