KPU Kota Sukabumi Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Penulisan Berita

oleh
Adi Arwan Alimin, Komisioner KPU Sulbar yang menjadi narasumber di KPU Kota Sukabumi

MANDARNESIA.COM, Sukabumi — Reformasi digital membuat masyarakat dapat mengakses berbagai macam bentuk informasi secara mudah dan cepat. Termasuk informasi terkait dengan kepemiluan dan demokrasi melalui media sosial.

Dalam upaya meningkatkan literasi media sosial dan penulisan berita Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi Jawa Barat, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Media Sosial dan Teknis Penulisan Berita. Agenda ini berlangsung di ruang pertemuan KPU Kota Sukabumi, Jumat (23/9/2022).

Bimtek yang diikuti belasan peserta ini diharap dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM KPU Kota Sukabumi dalam pengelolaan media sosial dan penulisan berita.

Sri Utami, Ketua KPU Kota Sukabumi dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu keberhasilan Pemilu adalah meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat. “Tentunya hal itu tidak terlepas dari informasi yang mereka dapatkan dari media sosial,” sebut Sri Utami saat membuka pelatihan ini.

Paparan materi bimtek disampaikan dalam metode sangat praktis, Adi Arwan Alimin yang menjadi narasumber mengatakan
peran tim media di jajaran KPU sangat menentukan kesuksesan Pemilu 2024 yang akan datang.

“Pada dasarnya setiap orang memiliki kemampuan menulis, adagiumnya setiap orang yang mampu bertutur telah memiliki dasar untuk dapat menulis. Ini mengenai kebiasaan dan keterampilan yang mesti terus diasah,” terang Adi Arwan Alimin yang juga anggota KPU Provinsi Sulawesi Barat.

Bimtek yang diikuti sejumlah peserta dari KPU Kabupaten Sumbawa; KPU Kabupaten Sawahlunto; KPU Kabupaten Magelang; KPU Kabupaten Subang; KPU Kabupaten Bekasi; KPU Kabupaten Sukabumi dan KPU Kabupaten Sumedang itu berlangsung interaktif. Setiap peserta misalnya diminta langsung membuat lead atau paragraf pembuka berita. Metode yang disambut antusias.

Peserta pun menerima tugas menulis contoh pembuatan berita standar kehumasan KPU, yang ditandai koreksi dan penguatan teknis penulisan judul berita serta struktur kalimat khas jurnalistik.

“Setiap jajaran penyelenggara Pemilu merupakan agen-agen demokrasi atau kepemiluan, kita berharap agar seluruh staf mengambil peran ini secara optimal. Saat ini kemajuan sarana IT amat mendukung, kita hanya perlu mengadaptasi dan mengembangkannya,” tambah Adi Arwan saat diskusi bersama peserta.

Kesempatan tersebut dihadiri pula Ratna Istianah, Kordiv Parmas dan SDM KPU Kota Sukabumi, dan Basuki, SH. Sekretaris KPU Kota Sukabumi. Yang cukup menarik Sri Utami dan Basuki turut aktif dalam bimtek yang dimoderatori Ratna Istianah.

Peserta lainnya terdiri dari staf Sekretariat KPU Kota Sukabumi, utusan Bawaslu Kota Sukabumi, dan Sekretariat KPU Kabupaten Sukabumi. Bimtek dibuat dalam bentuk hybrid meeting zoom yang memungkinkan diikuti peserta dari luar Kota Sukabumi. (rilis)