Daerah Kurang Sosialisasi, Kucuran KUR Minim

oleh
Daerah Kurang Sosialisasi, Kucuran KUR Minim -

MAMUJU – Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Mamuju Utara, Mamuju, dan Polewali Mandar, memperoleh kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terbesar apabila dibandingkan dari tiga kabupaten lainnya di Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Keuangan Sulbar, Saiful Islam di sela-sela kegiatan bersama dengan Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia (BI) Sulbar yang digelar di lantai lima Kantor Wilayah Keuangan Sulbar, Senin (22/5/2017) kemarin.

Penerimaannya itu menurut Saiful, sekitar seribu lebih. Artinya, bahwa debitur – debitur yang memperoleh kucuran kredit dari perbankan datanya sudah masuk ke dalam satu sistem yang disebut dengan sistem informasi kredit program.

Perbankan apakah BRI, Mandiri, BNI, atau BPD bisa menyalurkan ke debitur kalau mereka sudah mengetahui debitur – debiturnya mana saja.

“Yang mengupload atau memasukkan data ke SIKP ini adalah pemerintah daerah dugaan atau perkiraan saya, pengusaha – pengusaha UMKM yang ada di tiga Kabupaten ini secara proaktif itu dibina oleh pemda. Kemudian oleh pemda dimasukkan ke dalam internet sehingga perbankan punya data – data siapa saja berpotensi untuk diberikan kredit,” jelasnya.

Sedangkan daerah lain, seperti Mamuju Tengah, Majene, dan Mamasa ada dua kemungkinan, pelaku UMKM yang mungkin memang sedikit.

“Kemungkinan kedua adalah mereka belum sepenuhnya tersosialisasikan secara baik oleh pemda sehingga data-data mereka itu belum diupload dalam SIKP sehingga perbankan tidak mengetahui siapa saja pengusaha yang ada di Mamasa, Majene, dan Mamuju Tengah,” ungkap Saiful Islam.

#AyubKalapadang-BusriadiBustamin

Adv.
Baca Juga:  Kisah Cinta Penyintas Gempa di Malunda (Habis)