MANDARNESIA.COM–WordPress 6.8 hadir membawa pembaruan signifikan yang memoles berbagai fitur inti, mulai dari peningkatan performa, keamanan kata sandi, hingga pengalaman editor yang lebih mulus. Pembaruan ini ditujukan bagi jutaan pengguna yang ingin situsnya tampil lebih cepat, aman, dan mudah dikelola.
Tampilan Lebih Rapi di Style Book
Salah satu sorotan utama WordPress 6.8 adalah pembaruan pada Style Book, yang kini hadir dengan tampilan lebih terstruktur dan label yang lebih jelas. Pengguna dapat mengatur warna, tipografi, dan gaya lainnya dengan lebih intuitif—bahkan pada tema klasik yang memiliki editor-styles atau file theme.json
. Fitur ini bisa diakses melalui Appearance > Design.
Editor Lebih Cerdas dan Fleksibel
Pembaruan juga mencakup berbagai penyempurnaan pada editor blok, termasuk tampilan data (Data Views) yang lebih informatif dan opsi baru untuk mengecualikan sticky posts dari Query Loop. Pembaruan kecil lainnya turut meningkatkan kenyamanan saat membangun konten di WordPress.
Kecepatan Halaman Hampir Seketika
WordPress 6.8 memperkenalkan Speculative Loading, fitur yang memungkinkan pemuatan halaman lebih cepat saat pengguna mengarahkan kursor atau mengeklik tautan. Dengan pendekatan cerdas untuk menyeimbangkan kecepatan dan efisiensi, fitur ini meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan, meski hanya didukung oleh browser modern.
Keamanan Lebih Kuat dengan bcrypt
Dalam hal keamanan, WordPress kini menggunakan hashing bcrypt
untuk kata sandi, membuatnya jauh lebih sulit untuk diretas. Pengguna tidak perlu melakukan perubahan manual karena sistem akan memperbarui secara otomatis.
Performa dan Aksesibilitas Diutamakan
Lebih dari 100 peningkatan aksesibilitas diterapkan di WordPress 6.8, mencakup tema bawaan, pengelolaan menu navigasi, dan label yang lebih sederhana. Sementara itu, performa juga ditingkatkan lewat pengoptimalan pada block editor, registrasi tipe blok, dan query caching. Kehadiran awal dari Interactivity API juga membuka jalan menuju interaksi di bawah 50 milidetik.
Optimasi Beban Database
WordPress terus mengembangkan cara mengurangi beban pada database, termasuk lewat pengoptimalan cache key generation di kelas WP_Query
. Ini sangat bermanfaat bagi situs yang menerima banyak lalu lintas, karena mengurangi waktu pemrosesan server.
Sumber: WordPress.org