Upaya KPU Sulbar Petakan TPS Khusus

oleh
Foto: Hupmas KPU Sulbar
Foto: Hupmas KPU Sulbar

MANDARNESIA.COM, Mamuju — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat menggelar audiensi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan membahas estimasi pemetaan TPS di lokasi khusus lembaga pemasyarakatan.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kakanwil Sulbar dihadiri Ketua KPU Sulbar Rustang, Kepala Sekretariat KPU Sulbar Dr. Bakhtiar, Kasubag Keuangan Umum dan Logistik Mustamin, Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi Djumrah Assak, Kasubag dan Staf Sekretariat KPU Sulbar.

Rustang menyampaikan terimakasih atas respon positif dari Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sulawesi Barat. KPU berharap koordinasi awal dengan Kemenkumham membangun sinergi untuk mendukung suksesnya Pemilu 2024, khususnya TPS khusus.

“Alhamdulillah Kakanwil dengan seluruh jajarannya menyampaikan siap untuk mendukung seluruh hal-hal yang dibutuhkan, terkait data dan informasi yang dibutuhkan KPU dalam mensukseskan Pemilu 2024 ini. Jadi saya menyampaikan terima kasih atas atensi yang sama-sama bersinerji membangun kesuksesan pelaksanaan pemilu di Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk Sulawesi Barat ada sekita 1.300 data warga binaan yang mesti disiapkan tempat pemungutan suara.

Komisioner KPU Sulbar Divisi Perencanaan Data dan Informasi Sukmawati M Sila menyampaikan, audensi selanjutnya akan dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulawesi Barat terkait jumlah pemilih pemula.

“Kegiatan ini dimasifkan di enam kabupaten pada Provinsi Sulawesi Barat sebelum tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit),” tutup mantan Komisioner KPU Kabupaten Majene ini.

Kepala Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sulawesi Barat Parlindungan megungkapkan kedatangan KPU Sulbar ke Kantor Kakanwil  sudah pasti memberikan dukungan luar biasa positif. Karena memang  banyak warga binaan hampir 1.000 lebih satker lapas rutan di wilayah Sulbar.

“Kami komitmen untuk mendukung program pemerintah untuk pemutakhiran data dan pemilu di tahun ini. Pasti kami akan dukung KPU, kami jamin 100 persen,” tutupnya. (Ris/WM)