Resensi Novel: Pudarnya Pesona Cleopatra

Oleh: Musmarinah, Mahasiswa Unasman

Seorang pria yang baru tiba ke tanah air setelah menyelesaikan gelar Masternya di Mesir dan tidak membutuhkan waktu yang lama dia langsung mendapatkan pekerjaan sebagai dosen di salah satu Universitas di Jawa kampung halamannya,dia menikmati setiap waktu yang dia lalui dalam menjalani rutinitasnya dalam mengajar para mahasiswanya.

Seperti biasa setelah pulang dari mengajar dia akan berbincang-bincang dengan ibunya sebelum istirahat. Suatu hari ibunya mengatakan kepadanya tentang perjodohan dia dengan anak dari sahabat karib ibunya, Sontak pria tersebut terkejut sebab dia sama sekali tidak tahu menahu mengenai hal tersebut,dia berusaha membujuk ibunya untuk membatalkan perjodohan tersebut namun ibunya bersikap tegas dan terus memaksanya bagaimanapun pria tersebut membujuk ibunya, ibunya tetap pada keputusannya sebab sebelum lahir kata ibunya pada pria tersebut dia dan sahabat karibnya tersebut jika memiliki anak yang berlainan jenis akan besanan katanya ibunya terus meyakinkan pria tersebut.

Raihana nama gadis yang akan dijodohkan dengan pria tersebut dia dikenal orang-orang di sekitarnya dengan kehalusan budinya, penyabar, dan hafal Al-Quran dan dia lulusan sarjana pendidikan, umur Raihana tergolong dua tahun lebih tua dari pria tersebut. Dan setelah mendengar sedikit cerita tentang sosok Raihana wanita yang akan dijodohkan dengan pria tersebut dan melihat foto Raihana pria tersebut merasa biasa-biasa saja mungkin karena pria tersebut memiliki impian dapat menikah dengan gadis titisan Cleopatra gadis-gadis cantik yang berada di mesir yang terlahir dari keluarga bangsawang gadis-gadis yang memiliki tinggi semampai, yang berwajah putih jelita, dengan hidung yang lengkung indah, mata bulat bening khas arab, bibir merah halus menawan, dalam balutan jibab sutra putih wajah gadis mesir itu benar-benar bersinar, seperti permata zabarjad yang bersih indah berkilauan tertimpa sinar purnama sejuk dan memesona. Namun dia kembali memikirkan keputusan ibunya, dengan hati berat pria tersebut akhirnya setuju dengan keputusan ibunya sebab bagi pria tersebut ibunyalah sosok yang paling berharga setelah ayahnya tiada walau banyak yang hal yang dia pikirkan tentang kehidupan mendatang ada kecemasan-kecemasan yang timbul dibenaknya disertai pertanyaan-pertanyaan yang dia tidak dapatkan jawabannya.

Hari pernikahan itu pun tiba, pria tersebut merasa bagaikan tawanan yang digiring ke tiang gantungan dan duduk di pelaminan bagai mayat hidup. Pesta pernikahannya begitu meriah yang disertai bunyi musik rebana dengan lantunan sholawat sebagai pelengkap, pria tersebut melihat Raihanan tersenyum manis kepada setiap tamu yang hadir namun hati pria tersebut terasa teriris-iris dan jiwanya meronta-ronta namun tak dapat terluapkan, dia mesara bahwa tidak ada seorangpun yang mengerti perasaannya.

Setelah pernikahan pria tersebut melakukan rutinitasnya seperti biasanya dia membiasakan dirinya atas suasana yang berbeda sebelum sesudah menikahnya tersebut, tepat dua bulan setelah pernikahan pria tersebut mengajak Raihana untuk pindah ke kontrakan di pinggir kota malang meski yang dirasakan pria tersebut setelah pernikahan hanya ada rasa muak, bahkan senyum manis Raihana dan wajah teduhnya tetap saja terasa asing bagi pria tersebut dan kadang-kadang merasa bahwa hidupnya hanya terdapat kesia-siaan semakin hari dia merasa bahwa rasa muak melihat Raihana semakin menjadi-jadi tapi meski begitu pria tersebut tetap mencoba mengayomi dirinya dan menhargai Raihana.

Suatu hari Raihana merasakan keganjalan pada diri suaminya ada banyak pertanyaan yang muncul dibenaknya namun Raihana masih berusahan menutup-tutupi perasaannya tersebut sampai suatu hari dia sudah tak sanggup lagi dia mulai bertanya kepada suaminya perihal sikap suaminya yang dingin terhadapnya. Namun, meski Raihana menangis di depan suaminya sambil menunggu jawaban dari suaminya tersebut pria tersebut merasa biasa-biasa saja dan tak ada rasa belas kasihan sedikit pun melihat Raihana berlinangan air mata dia lebih memilih diam, acuh tak acuh, agak sinis bahkan tidur pun lebih banyak di ruang kerja atau ruang tamu.

Hari terus bejalan namun komunikasi antara suami istri tersebut tidak ada sama sekali meski begitu Raihana masih setia dan masih menyiapkan segalahnya seperti biasanya tidak ada perubahan pada dirinya, suatu hari pria tersebut pulang dari kampus dalam keadaan basah kuyup akibat dijalan hujan begitu derasnya sesampainya dirumah dia merasa bahwa dia masuk angin dan tak berhentinya muntah-muntah melihat kondisi suaminya tersebut Raihana mencurahkan segalah perhatiannya kepada suaminya tersebut mulai dari menyiapkan air hangat untuk suaminya mandi serta membuatkanya bubur dan wedang jahe untuk suaminya. Setelah memakan bubur tersebut pria tersebut pun mulai membaringkan badannya di kamar tak jauh darinya ada Raihana yang duduk dikursi sambil mengulang-ualng hafalan Al-Qurannya, tak lama berselang pria tersebutpun tertidur pulas. Di dalam tidurnya dia bermimpi bertemu dengan ratu Cleopatra dia berkata pada pria tersebut agar dia bersedia menikahi keponakannya yang bernama Mona Zaki sontak dia langsung setuju dan sangat merasa bahagia, Pria tersebutpun pergi untuk menyiapkan apa-apa saja yang akan dia beli untuk di pakai di pernikahannya dengan Mona Zaki, malampun telah tiba dia selesai bersiap diapun masuk ke dalam mobil menuju istana Ratu Cleopatra. Sesampainya dia di istana para pengawal mengantarnya menuju pelaminan wajah Mona Zaki sangat cantik tidak kalah dengan bibinya, Ratu Cleopatra sendiri kata pria tersebut Ratu Cleopatra mempersilahkan pria tersebut duduk disamping Mona Zaki namun sebelum duduk tiba-tiba suara Raihana terdengar membangunkannya sebab pria tersebut belum shalat isya, pria tersebut sempat kesal terhadap Raihana sebab mengacaukan mimpi indahnya namun disamping itu dia berpikir bahwa Raihana ada betulnya juga membangunkannya untuk sholat.

Suatu hari Raihana meminta izin kepada suaminya untuk pergi menginap dirumah orang tuanya sebab kehamilannya sudah menginjak enam bulan pria tersebut tidak ikut sebab jarak kampus dengan rumah mertuanya cukup jauh dia pun mengizinkannya setelah Raihana pergi dia merasa bagai burung yang terlepas dari sangkarnya dia merasa bebas dan dapat melakukan apa pun yang dia inginkan.

Pria tersebut menjalani rutinitasnya seperti biasanya suatu hari dia mendapat tugas dari kampus tempat dia mengajar untuk mengikuti pelatihan penikatan mutu dosen mata kuliah bahasa arab selama sepuluh hari yang di adakan di pucak.  Pria tersebutpun berangkat, di pelatihan tersebut dia bertemu dengan pak Qulyubi dosen bahasa arab dari medan ternyata dia juga lulusan dari mesir. Di sela-sela perbincangan pak Qulyubi menceritakan mengenai kisah ruamah tangganya kepada pria tersebut, pak Qulyubi adalah salah satu mahasiswa yang berperestasi di kampusnya waktu di mesir karena prestasi baiknya tersebut tuan rumah yang dia tempati tinggal selama di mesir senang kepadanya.

Suatu hari tuan rumah tersebut berkunjung dan menemui pak Qulyubi dengan membawa anak gadisnya benama Yasmin yang ternyata seusia dengannya dalam pandangan pertama pak Qulyubi langsung jatuh cinta kepada Yasmin dan dia pun langsung mengambil keputusan untuk menikahi Yasmin dengan permintaan yang sangat banyak dengan biaya yang begitu besar pak Qulyubi resmi menikahi Yasmin. Satu tahun pernikahan berjalan seperti semestinya meraka bahagia suatu hari pak Qulyubi mengajak Yasmin untuk tinggal di Indonesia dia mau asal semua ke butuhannya terpenuhi setelah tinggal di Indonesia. Dari hari kehari keinginan Yasmin semakin menjadi-jadi, sawah orang tua pak Qulyubi pun habis dijual demi memenuhi kebutuhan istrinya tersebut.  Suatu hari Yasmin ngotot untuk kembali ke mesir karena dia rindu bertemu orang tuanya. Pak Qulyubi masih sanggup memenuhi permintaannya. Sesampainya di mesir pada hari kesepuluh Yasmin mulai memperlihatkan perubahahan pada dirinya, ternyata selama di Indonesia dia sering menelpon keluarganya dan menceritakan hal yang bohong dan selingkuh dengan kekasih lamanya pada saat kuliah dulu dan memutuskan meninggalkan pak Qulyubi demi menikah dengan selingkuhannya tersebut.

Mendengar cerita pak Qulyubi pria tersebut terisak-isak perlahan cerita hidup pak Qulyubi menyadarkannya dan seketika teringat Raihana istrinya dan kecantikan Cleopatra pudar seketika yang hadir didalam benaknya hanya Raihana. Pulang dari pelatihan dia bergegas langsung menemui Raihana. Setelah sampai dirumah mertuanya dia melihat mertuanya dan bertanya kepdanya dimana Raihana ibu mertuanya hanya menangis setelah beberapa saat dia menjawab pertanyyan pria tersebut bahwa ternyata Raihana telah meninggal satu minggu yang lalu karena terpelesat di kamar mandi, ibu mertuanya tidak memberitahu kabar tesebut sebab pesan Raihana agar tidak mengganggu suaminya saat pelatihan.setelah mendengar hal itu pria tersebut pun menangis dia merasa sukmanya menjerit mengiba-iba agar Raihana hidup kembali.

Penerbit: Penerbit Republika; Penulis: Habiburrahman El Shirazy

Sumber Gambar : Gooreads