Pemerintah Diminta Respon Penyalahgunaan Obat “Memabukkan”

oleh
Pemerintah Diminta Respon Penyalahgunaan Obat "Memabukkan" -
Ilustrasi net

MAMUJU-Maraknya penyalahgunaan obat-obat terlarang kalangan pelajar di Provinsi Sulawesi Barat, pihak terkait diminta segera lakukan razia.

“Terkait soal penyalahgunaan obat-obatan di kalangan pelajar kami meminta kepada pihak Polri dan Balai POM dan Makanan Sulbar untuk melakukan razia atas penjualan obat-obat tersebut,” kata Hatta Kainang, via WhatsApp, kemarin.

Kemudian lanjut Hatta, pihak diknas atau Provinsi Sulawesi Barat melakukan pengawasan terhadap siswa-siswa yang menyalahgunakan obat-obat tersebut.

“Tindakan ini adalah bentuk pencegahan dini. Karena kalau mau ditindak anak-anak tersebut masih di bawah umur dan Sulbar belum punya panti rehab bagi pencandu anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan itu harus serius dilakukan, mengingat sudah sangat mengkhawatirkan generasi pelanjut.

“Pembelian obat-obat dimaksud harus dengan resep dokter bukan dijual bebas, seperti vicks formula 44, komix, bisolvon, metadex, dan siladex. Ini membuat mereka bisa fly kalau dikonsumsi dengan dosis besar,” tegas Hatta.

“Ini mengkhawatirkan karena internet menjadi tempat mereka belajar dan mengetahui bagaimana obat-obat tersebut bisa membuat mereka fly dan mabok,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura yang dimintai keterangannya mengaku, masih dalam perjalanan.

“Oh iya nanti disampaikan ke jajaran. Ini perjalanan dari Matra,” ucapnya.

#BusriadiBustamin

Adv.
Baca Juga:  Wakil Bupati Salut Terhadap PWRI Kabupaten Mamuju