Mengenang Perjuangan Kedua Orang Tua, Sebuah Refleksi Hari Raya Idul Fitri

Demi Allah! Setiap tetes air keringat ayahmu tidak bisa engkau bayar dengan dunia dan seluruh isinya. Ikhlasnya ayah ibu kita mengurus kita, tidak akan mungkin kita gantikan dengan seluruh emas berlian yang ada di muka bumi ini. Beristighfarlah kepada Allah memohon ampun seluruh anak yang hadir di kesempatan yang penuh berkah ini, jika kita memiliki kesalahan kepada kedua orang tua kita.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّه الْحَمْدُ

Coba kita ingat perjuangan orang tua kita, coba kita mengingat kembali, bagaimana perjuangan seorang ibu, ibu siap gali lobang tutup lobang, jikalau anaknya butuh pendidikan, ibu datang pinjam kiri kanan, ibu tidak menghiraukan malunya, dia datang ke rumah sanak keluarganya familynya, pinjam uang untuk anak-anaknya.

Bahkan coba kita lihat ibu kita yang ikhlas cintanya kepada kita, tidak ada keraguannya di dalamnya, tidak ada campur baur di dalamnya, ibu mengurus kita siang dan malam, menyekolahkan kita. ikhlasnya ibu mengumpulkan uang untuk kita. Setelah kita menjadi sukses, pejabat, punya keuangan dan rezeki yang mapan, kemana semua anaknya, ayah ibu rela tinggal di rumah tua yang tak terurus, asalkan semua anaknya tinggal di rumah yang layak. Ikhlasnya ayah ibu kepada kita tidak ada duanya.

Olehnya itu tidak salah kata nabi. Seorang anak tidak akan pernah mendapatkan ridhanya Allah jikalau tidak ada ridha dari ibunya, tidak akan diterima puasamu tidak akan pernah diterima seluruh amal ibadahmu di hadapan Allah… jikalau belum ada ridha seorang ibu.

Rasulullah SAW bersabda artinya: Ridhonya Allah terdapat diridho kedua orang tuamu dan murkanya Allah ada pada murkanya kedua orang tuamu.

Di Hari Raya Idul Fitri ini, sebagai momentum yang paling penting, yang masih mampu menatap wajah ayah ibunya datang lah menatap wajahnya, dengan tatapan kasih sayang, yang masih mampu mencium jari jemari dari ayah ibunya ciumlah tangannya sebelum keduanya tertimbun tanah, sebelum keduanya masuk ke alam kubur alam barzah.

Mungkin hari ini, anak yang sudah tidak bisa menatap wajah ayah ibunya, hari ini masih merasakan sedih teramat sangat rindu menatap wajah kedua orang tuanya, dalam doa berkata “ya rob… hari ini kami rindu menatap wajah ayah ibu kami, kami rindu menatap wajahnya yang ikhlas kepada kami anak-anaknya, tapi ya Allah, kami adalah makhluk yang terbatas, kami adalah makhluk yang tidak punya apa-apa, aku lebih cinta ayah ibu kami ketimbang diri kami, oleh karena itu ya Allah, masih ada harapan kami kepada engkau ya Allah, pertemukan kami pada ayah ibu kami kelak di dalam surga mu bersama Rasulmu, Muhammad SAW”.

Seorang anak yang paling bakhil di hadapan Allah dan rasulnya, kata nabi “anak yang paling bakhil adalah anak yang tidak pernah mendoakan ayah ibunya” yang tidak mau merawat ayah ibunya. Sebagaimana firman Allah, tang artinya: “dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik”.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّه الْحَمْدُ

Jamaah salat Idul Fitri yang dimuliakan Allah

Didiklah anak-anakmu agar insya Allah anak-anakmu menjadi anak yang soleh. karena terkadang banyak orang tua mengatakan; “mengapa anakku enggan menjadi anak yang saleh?” Mungkin kita sendiri orang tua belum menjadi anak yang saleh, jikalau anak-anak kita kehendak menjadi anak yang saleh, kita lah orang tuanya yang terlebih dahulu yang harus menjadi orang tua yang saleh.

Jamaah salat Idul Fitri yang dimuliakan Allah

Di hari nan fitri inilah waktu yang tepat bagi seorang anak untuk meraih kedua tangan orang tuanya yang sudah nampak keriput dimakan usia. “Rengkuhlah tubuhnya, ciumlah tangan yang dulu kekar mengasuh kita, namun sekarang sudah lemah seraya bersimpuh meminta maaf kepadanya.