MANDARNESIA.COM, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mempercepat penyaluran tunjangan guru ASN daerah (ASND) menjadi setiap bulan mulai 2026. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, lebih dari Rp18 triliun telah disalurkan kepada sekitar 1,6 juta guru di seluruh Indonesia.
Kebijakan baru ini menandai perubahan signifikan dalam sistem pembayaran tunjangan guru yang sebelumnya dilakukan setiap tiga bulan (triwulanan).
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan kepastian dan meningkatkan kualitas layanan kepada para guru.
“Mulai tahun 2026, penyaluran tunjangan guru dilakukan setiap bulan. Ini untuk memberikan kepastian hak bagi guru serta bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi bangsa,” ujarnya, Selasa (17/3).
Menurutnya, percepatan penyaluran ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Kami berharap guru bisa lebih fokus mengajar tanpa terbebani ketidakpastian pencairan tunjangan,” tambahnya.
Rincian Tunjangan yang Disalurkan
Pada triwulan pertama 2026, pemerintah telah menyalurkan berbagai jenis tunjangan, meliputi:
- Tunjangan Profesi Guru (TPG): Rp18 triliun untuk sekitar 1,6 juta guru
- Dana Tambahan Penghasilan (DTP): Rp14,8 miliar untuk sekitar 20 ribu guru
- Tunjangan Khusus Guru (TKG): Rp641,6 miliar untuk sekitar 62 ribu guru
Respons Guru: Lebih Tenang dan Terbantu
Kebijakan ini mendapat respons positif dari para guru di berbagai daerah.
Guru SMAN 4 Tebing Tinggi, Yuna Aryati, mengaku sistem baru ini membuatnya lebih mudah mengatur keuangan.
“Sekarang kami tidak perlu menunggu lama. Ini sangat membantu dan membuat kami lebih fokus mengajar,” katanya.
Hal serupa disampaikan Tarto Hadi Lukito, guru TK Negeri Pembina Batang, Jawa Tengah.
“Penyaluran rutin tiap bulan membuat kami merasa lebih diperhatikan dan membantu perencanaan keuangan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Merya Merry Sesa, guru UPT SDN 008 Langgini, Kampar, Riau, menilai kebijakan ini berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.
“Kami bisa lebih fokus meningkatkan kualitas belajar siswa,” ungkapnya.
Komitmen Pemerintah ke Depan
Pemerintah memastikan akan terus menyempurnakan sistem penyaluran tunjangan agar semakin:
- Tepat sasaran
- Transparan
- Akuntabel
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat peran guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia. (Rls/WM)







