Al Khawarizmi, Ilmuwan Muslim Memperkenalkan Angka Nol dan Penemu Al-Jabar

SALAH satu ilmuwan muslim yang memberikan kontribusi pemikiran tentang Matematika adalah; Muhammad bin Musa Al Khawarizmi. Ia lahir pada tahun 780 Masehi di Kota Kecil Khawarizm, sekarang dikenal sebagai Khiva dari Uzbekistan. Para sarjana Barat lebih mengenalnya dengan nama Algoritm, Algorismus, atau Algoritma.

AL-Khawarismi yang masih berusia muda diajak orang tuanya ke wilayah selatan kota Baghdad, di tempat inilah ia mulai belajar dan ia terus mengalami kemajuan dan minat untuk memperdalam Ilmu pengetahuan. Pada masa Khalifah Harun Ar Rasyid (780-809 M), Al Khawarizmi diangkat sebagai anggota Bayt Al Hikmah kala itu ia masih remaja. Bayt Al Hikmah merupakan Perpustakaan besar yang terdiri dari lembaga penerjemahan, pusat penelitian ilmiah, di tempat inilah para Ilmuan berkumpul.

Ia kemudian mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, yang kemudian dia dikenal ahli dalam berbagai bidang Ilmu, seperti; astronomi, musik, filsafat, geografi, dan kimia.

Prangko terbitan 6 September 1983 di Uni Soviet memperingati ulang tahun al-Khwārizmī yang ke-1200 (Wikipedia)

Sepanjang hidupnya, AL-Khawarismi mengabdi dalam bidang pendidikan dan riset ilmiah. Hal itu membuatnya mahir dan menguasai banyak bahasa dan menerjemahkan buku-buku. Salah satu karya monumentalnya adalah; Al Jabar. Buku yang ia tulis kemudian diberi judul “Al Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muwabala (The Compendius Blok on Calculation by Completion and Balancing) yang kemudian menjadi dasar pembelajaran Al Jabar ilmu Matematika.

Al Khawarizmi juga memperkenalkan angka nol (0) yang diperkenalkan dalam buku Al-Jam’a wa Al-Tafriq bi Al-Hisab Al-Hindi.
Kontribusi AL-Khawarismi diantaranya; Memperkenalkan angka 0 (nol) ke dalam sistem angka Hindu-Arab.

Dialah yang memperkenalkan angka 0 (nol) dalam dunia ilmu pengetahuan (bilangan/hitungan) meski ia bukan penemu angka 0 (nol), namu Al Khawarizmi orang pertama di dunia yang memperkenalkan angka 0 (nol), sebagai suatu bilangan dalam ranah Ilmu Pengetahuan. Dan ia juga memperkenalkan konsep Al Jabar yang kemudian menjadir cabang penting Matematika, mengembangkan ilmu geometrik dengan angka-angka untuk persamaan kuadrat.

Ia menulis sekitar 256 buku, karyanya tersebut banyak memberikan pengaruh tidak hanya di dunia Islam tapi juga di Barat.

Pengaruhnya adalah; Istilah “algoritma” berasal dari latinisasi nama AL-Khawarismi. Ia wafat pada tahun 850 Masehi di Baghdad, dikenal sebagai Ilmuan yang ahli diberbagai bidang, yaitu Matematika, Astronomi, Astrologi dan Geografi.

 

Disadur dari berbagai sumber.