Taramanu Tua Jadi Permukiman Transmigrasi, Bupati Polman: Transmigran Tidak Perlu Khawatir

oleh
oleh

MANDARNESIA.COM, Tutar – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) resmi memulai penempatan transmigran lokal di Satuan Permukiman (SP) Taramanu Tua, Kawasan Transmigrasi Tubi Taramanu, pada Kamis (8/1/2026). Langkah ini diambil sebagai strategi percepatan pembangunan wilayah dan pemerataan ekonomi di daerah tersebut.

Acara peresmian dan penempatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKT) Kemendesa PDTT, Dr. Sigit Mustafa Nurudin, serta Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud.

Fokus pada Pembangunan Infrastruktur

Dalam sambutannya, yang ditayangkan di kanal youtube Polewali Mandar TV, Bupati Samsul Mahmud meminta para transmigran lokal untuk tidak khawatir mengenai fasilitas pendukung. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui komitmen Presiden RI memberikan perhatian besar terhadap program yang menyentuh kesehatan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saya yakin, insyaallah, melihat kondisi medannya saat ini, pada 2026 atau paling lambat 2027 jalanan di sini sudah bukan lagi tanah, tapi sudah jalanan hitam (aspal),” ujar Samsul Mahmud dengan optimis.

Bupati juga menambahkan bahwa Taramanu memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat ibu kota baru bagi Kecamatan Tubi Taramanu.

Kolaborasi Lokal dan Pendatang

Senada dengan Bupati, Dirjen PPKT Dr. Sigit Mustafa Nurudin menekankan pentingnya integrasi sosial. Ia berharap para transmigran lokal maupun pendatang dapat bersatu, saling menghormati, dan bekerja sama mengolah lahan agar kawasan ini bisa menjadi percontohan bagi lokasi transmigrasi lainnya di Indonesia.

“Jika masyarakat semangat mengolah lahannya, kami dari pemerintah akan jauh lebih semangat mendukung melalui perbaikan infrastruktur, fasilitas umum, hingga penyediaan sarana air bersih,” tegas Sigit.

Dukungan Pemerintah Provinsi

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga memberikan dukungan penuh. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Sulawesi Barat, Muhammad Jaun, menyatakan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada pendampingan yang berkelanjutan agar kawasan ini menjadi produktif dan berdaya saing.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah menyerahkan bantuan pembekalan kepada para transmigran untuk menunjang aktivitas awal dan kemandirian mereka di lokasi baru. Dengan dimulainya penempatan ini, Taramanu Tua diharapkan tidak hanya menjadi hunian, tetapi menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di Polewali Mandar. (WM)