Oleh Adi Arwan Alimin Lebaran beberapa hari lagi. Jalur ke pasar yang tiap hari ramai, makin sesak bila matahari mulai sejajar ubun Selanjutnya
Perempuan Hutan Jati
Oleh Adi Arwan Alimin DESA kami akhir-akhir ini ditelikung kabar angin. Entah siapa yang pertama kali menyebarkan atau menghembuskannya, hingga keberadaan seorang Selanjutnya
Cerpen : Bang Mustafa
Oleh: Adi Arwan Alimin | 26 October 2013 | 06:11 WIB Seperti akhir malam yang terus berlalu. Jalan aspal yang telah dikupasi Selanjutnya
Cerpen : Kejarlah Daku, Kau Kupilih
Adi Arwan Alimin (Satu) Beberapa album foto terserak di meja tamu. Telah dua kali jam dinding itu mendentingkan tanda 60 menit. Tapi Selanjutnya
Sajak-Sajak Bustan Basir Maras* : Mengingatmu
dingin musim adalah cerita. Tak ada sungguh diri yang kisah, kecuali jalan-jalan hangus terbakar. Meski tak lagi denganmu. rumput-rumput tak menghijau. Lahar Selanjutnya
Cerpen : Perempuan yang Menikam Rembulan
Oleh Adi Arwan Alimin Najib hanya duduk seorang diri, hening di ruang tamunya. Sejak beberapa hari, tak ada suara kesibukan dari bilik Selanjutnya
Sajak-sajak Bustan Basir Maras* : Kondoruba
Kondoruba orang-orang Kondoruba kepercayaan Rante Berang, Saludadeko hulu sungai, orang-orang Salurindu orang-orang tertua di Pitu Ulunna Salu, meski akhirnya mengalir ke Selanjutnya
Hikayat Raja-Raja
Tapak silam ini berbaring sepi Pada jirat memaku bentang lampau Hanya dapat kureka jiring waktu Yang ditera perjalanan menepi Kulihat iring-iringan berpayung Selanjutnya
Puisi Maghfirah
Dibalik pucuk-pucuk bunga kenikir langkahnya mendekap relung jiwa Tampangnya menghantam gelora Dibalik pucuk-pucuk bunga kenikir Lisannya berpeluh tawa Lisannya memberi semangat Dibalik Selanjutnya
Sajak Bustan Basir Maras : Di Bawah Langit
sawah dibajak dicangkul, gunung-gunung murung merindu, angin datang menampar wajah para petani dan cinta berdiam di gubuk-gubuk persawahan, agar padi dan burung Selanjutnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 7
- 8
- 9
- Berikutnya
