MANDARNESIA.COM, Wonomulyo — Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Wonomulyo, Selasa (7/10/2025). Program ini merupakan bagian dari Program Makan Siang Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam rilis Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar, disebutkan bahwa SPPG menjadi langkah inovatif Polri dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital, sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak sekolah melalui kerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari.
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., didampingi Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, serta dihadiri Wakil Bupati, Forkopimda, camat, kepala desa, dan masyarakat setempat.
Kapolda Sulbar menyampaikan apresiasi kepada Polres Polman atas inisiatif tersebut, dan menekankan pentingnya menjaga mutu serta keamanan pangan bagi anak-anak penerima manfaat.
“Alhamdulillah, didampingi Pak Bupati, hari ini kita meresmikan SPPG Polres Polman. Mudah-mudahan akan diikuti oleh Polres lainnya. Saya berpesan kepada seluruh pelaksana agar menyajikan makanan dengan hati, seperti halnya mereka menyiapkan makanan untuk anak mereka sendiri,” ujar Irjen Pol. Adi Deriyan.
Ia juga menambahkan, setiap makanan yang didistribusikan harus melalui rapid test guna memastikan keamanan konsumsi bagi siswa.
“Rapid test menjadi langkah standar untuk memastikan makanan tidak terkontaminasi dan aman dikonsumsi. Kami berharap pelaksana SPPG menerapkannya secara rutin,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud menyampaikan apresiasi atas peluncuran program tersebut. Ia menilai kehadiran SPPG memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah di Polewali Mandar sudah ada 30 SPPG yang beroperasi. Dampaknya luar biasa, baik untuk pemenuhan gizi anak maupun pertumbuhan ekonomi. Setiap SPPG memiliki pembiayaan sekitar Rp1 miliar per bulan, jadi jika 30 unit beroperasi, itu setara Rp30 miliar per bulan. Ini program yang sangat cemerlang untuk masa depan anak-anak kita,” jelas Bupati.
Kepala SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Polman, M. Nur Wahyu Yusuf, menuturkan bahwa sebanyak 47 orang terlibat dalam operasional SPPG, meliputi divisi persiapan, pembuktian, pengolahan, kebersihan, dan pengemudi.
“Kami melayani 16 sekolah dengan total penerima manfaat 2.457 siswa dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Semua makanan disiapkan sesuai SOP, dengan standar keamanan yang ketat agar aman dikonsumsi anak-anak,” ujarnya.
Kehadiran SPPG Polres Polman bersama Yayasan Kemala Bhayangkari diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan masa depan anak-anak Polewali Mandar.
(Rls/WM)










