KPU Mateng : Sudah Banyak yang Mengambil Formulir Calon PPK

Reporter : Busriadi Bustamin

MAMUJU,mandarnesia-Pasca dibuka pendaftaran PPK pada 15 Januari kemarin, sejumlah calon pelamar rama-ramai melakukan pengambilan formulir di Kantor KPU Mamuju Tengah. Satu dari empat kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak 2020.

Jasmuddin Komisioner KPU Mamuju Tengah Divisi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, menyampaikan, sejauh ini sudah banyak calon pelamar yang berdatangan mengambil formulir pendafataran.

“Kalau pendaftar belum ada. Hanya yang mengambil formulir sudah banyak. Sudah ada 41 orang yang datang mengambil di KPU Mamuju Tengah,” kata Jasmuddin, Kamis (16/1/2020).

Selain menyiapkan formulir pendaftaran di Kantor KPU Mateng, pihaknya juga menyiapkan formulir di masing-masing kecamatan. Namun khusus di kecamatan, dirinya belum memperoleh informasi, total berapa orang yang sudah melakukan pengambilan formulir.

“Kemudian formulir juga dapat di download di website KPU,” ucapnya.

Selaku penyelenggara, Jasmuddin berharap, agar masyarakat Mamuju Tengah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh dalam melaksanakan setiap tahapan. Termasuk dalam tahap seleksi penyelenggara adhoc PPK.

“Kami juga berharap kepada semua masyarakat Mamuju Tengah yang memenuhi syarat untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Tengah, dengan ikut terlibat sebagai penyelenggara adhoc,” harap Jasmuddin.

Foto : Sejumlah calon pelamar mendatangi kantor KPU Mateng untuk melakukan pengambilan formulir PPK/Jasmuddin KPU Mateng

Baca Juga:  Dandim: Kita Galakkan Terus Tanam Mangrove

admin

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?