Hampir Jadi Korban, Koordinator CIM Polman Bongkar Modus Penipuan Digital

oleh
oleh

MANDARNESIA.COM, Polewali — Koordinator Center Komunitas Informasi Masyarakat (CIM) Polman, Ami Faisal, ST, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital yang kini makin marak dan canggih.

Melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/11/2025), Ami Faisal yang juga ASN Diskominfo SP Polman mengungkapkan bahwa dirinya hampir menjadi korban penipuan oleh pihak yang mengatasnamakan operator kantor pertanahan. Pelaku menggunakan modus panggilan video (video call), kemudian mengarahkan korban menekan ikon titik tiga di pojok kiri bawah, dan memilih fitur “berbagi layar” (screen sharing).

“Jika hal ini diikuti, maka seluruh aktivitas di handphone Bapak/Ibu akan terlihat oleh mereka. Termasuk ketika membuka mobile banking, password, PIN, dan transaksi bisa langsung diketahui pelaku,” jelas Ami Faisal.

Ia menegaskan bahwa tidak ada instansi resmi yang meminta masyarakat melakukan screen sharing dalam pelayanan apa pun, termasuk layanan sertifikat digital.

“Saya alami sendiri. Mereka menuntun kita menggunakan aplikasi sertifikat digital. Di sini masyarakat harus benar-benar waspada dan jangan pernah mengikuti instruksi mencurigakan,” tegasnya.

CIM Polman mengimbau masyarakat untuk:

  • Tidak melayani panggilan video mencurigakan, terutama dari nomor tidak dikenal.
  • Menolak setiap permintaan “berbagi layar”, apa pun alasannya.
  • Mengonfirmasi langsung ke kantor resmi jika ada pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.
  • Melapor jika mengalami atau menemukan modus serupa.

Dengan meningkatkan kewaspadaan bersama, masyarakat Kabupaten Polewali Mandar diharapkan dapat terhindar dari berbagai bentuk kejahatan digital yang merugikan. (CIM/WM)