Firasat Saja

oleh

Aku teringat peristiwa di bulan dua
Sempat aku sambut pada perhatianmu
Kau peduli padaku dan semua
Namun senyummu
Ujung matamu
Tak berkerut

Ada yang kau lupa tentangku
Ketulusan memaknai pesanmu
Pada selebaran kertas
Nasib suatu kaum
Masa depan itu
Mulai diramu

Jika tak ikuti maumu
Malapetaka kan menimpa
Genggamanmu terlalu kuat
Pasir di dalamnya
Hampir tak bersisa
Aku semakin ragu

Pada akhirnya
Bulan dua memutar padaku
Kau tampakkan padaku dan semua
Tak ada ketulusan di duniamu
Pada bisnis selebaran itu
Perkayalah dirimu

Limboro, 13 Juli 2020

Adv.
Baca Juga:  Impian yang Dapat Menyentuh Langit