Cegah Corona, KPU Sulbar Optimalkan Rapat Online

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Jajaran Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Barat mulai mengoptimalkan pertemuan via online. Dalam upaya terus menjaga koordinasi antardivisi dengan KPU Kabupaten di tengah merebaknya wabah virus Covid-19, penyelenggara pemilihan serentak 2020 memilih opsi untuk mengurangi rapat konvensional.

“Secara efektif kami mulai menggunakan sarana online dengan aplikasi yang ada. Sebenarnya rapat jarak jauh sudah sering dilakukan tapi itu untuk jajaran KPU Provinsi dengan pimpinan KPU RI,” sebut Adi Arwan Alimin Koordiv SDM Parmas KPU Provinsi Sulbar saat dihubungi, Selasa (24/3).

Disampaikan rapat atau meeting online selain sangat efektif dari sisi hitungan hari kerja dengan kontur geografi Sulbar yang sangat luas, juga mengenai efisiensi anggaran.

Dari beberapa akun medsos Facebook milik komisioner KPU Kabupaten, seperti Munawir Arifin di Polewali Mandar dan Zulkarnaen Hasanuddin di Majene menunjukkan aktivitas pertemuan di dunia maya itu.

Sejak Selasa pagi, optimasi aplikasi ‘Zoom’ digunakan untuk terus memantau perkembangan tahapan Pilkada 2020. KPU Provinsi Sulbar kini memiliki ruang pertemuan lebih dekat dengan jajarannya.

“Ini bagian dari cara kita untuk mendukung gerakan menjaga jarak atau social distancing, disamping anjuran untuk bekerja dari rumah atau work from home,” ujar Adi Arwan.

Tahun ini terdapat empat kabupaten di Sulbar yang berpilkada. Yakni Majene; Mamuju; Mamuju Tengah; dan Pasangkayu. KPU RI telah menunurunkan instruksi untuk menunda beberapa tahapan Pilkada menyusul upaya pencegahan corona yang sedang dilakukan secara masif Pemerintah. (**)

Sumber: Rilis KPU Sulbar

Foto: FB Zulkarnain Hasanuddin

Baca Juga:  Sidang di MK, KPU Sulbar Siapkan Alat Bukti

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?