fbpx
Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.

Wisata Bawah Laut dan Senja di Gonda Mangrove Park

Laporan: Ulva Tia Saoja dan Hardiansi

Campalagian, mandarnesia.com–Ada niat untuk menjelajah Sulawesi Barat dalam waktu dekat ini? Pantai Gonda wajib menjadi salah satu bucketlist kalian. Pantai yang terletak di Gonda, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian ini menyimpan surga tersembunyi di bawah lautnya serta senja kemerahan di langit sore.

Pantai Gonda adalah salah satu pantai dengan hutan bakau yang indah. Maka dari itu, Gonda dinobatkan menjadi salah satu Mangrove Park atau Taman Bakau.

Awal terbentuknya GMP, dari seorang bapak yang bernama Azhari yang sering membawa pengunjung untuk berwisata di pantai Gonda, sebelum Pantai Gonda terbuka untuk umum. Lama kelamaan, pengunjung menjadi semakin banyak dan Pantai gonda menjadi semakin eksis. Dari situlah, kepopuleran Pantai Gonda semakin mencuat hingga akhirnya dapat dilirik oleh Pemerintah dan menjadikan Pantai Gonda sebagai salah satu tempat wisata bakau yang populer.

Sesampainya kalian di GMP, kalian akan bewisata sambil belajar. Di sini, akan diperlihatkan bagaimana penanaman bakau dan mengapa bakau sangat penting bagi pantai dan ekosistem laut. Beberapa kali sudah dilakukan penanaman bakau dengan mendatangkan bibit langsung dari pusat. Sebagai taman Natural Destination, pantai ini sangat menjaga kemurnian alam yang ada di dalamnya. Sangat cocok untuk kalian yang menyukai alam.

Gonda Mangrove Park atau yang selanjutnya akan disebut GMP, terletak sekitar satu jam lebih dari Kota Polewali. Di pintu masuk kita akan disambut dengan tugu Selamat Datang. Setelah itu, kita akan masuk lagi sekitar dua menit perjalanan untuk sampai ke bibir pantai. Pantai Gonda sangat tersembunyi. Ia berada lebih dalam dari pemukiman penduduk.

Di sepanjang perjalanan menuju bibir pantai kita akan disuguhi oleh pemandangan empang yang sangat luas. Di sinilah kita akan menyaksikan senja kemerahan saat sore hari, maha karya sang Pencipta Keindahan. Kalian akan berkali-kali jatuh terbuai oleh indahnya pemandangan langit sore. Ditambah dengan bisingnya kesunyian dan kecupan lembut angin sore, menjadikan GMP sebagai salah satu wisata yang wajib kalian kunjungi, apalagi jika kalian adalah orang yang menyukai aliran melankolis.

Tidak perlu membayar untuk dapat masuk ke GMP, cukup dengan niat kalian sudah dapat menikmati paket komplit dari Gonda Mangrove Park ini.

Fasilitas yang ada di GMP ini terbilang cukup lengkap. Kalian akan diberikan fasilitas gazebo untuk duduk-duduk sambil menikmati pantai. Ada gazebo dengan ukuran kecil juga ada gazebo dengan ukuran besar yang cukup untuk family gathering. Selain itu, kalian juga akan bebas biaya parkir. GMP buka 24 jam. Jadi kalian dapat menikmati pantainya saat pagi, siang, sore atau bahkan malam.

Ada banyak sekali keunikan di GMP ini. Selain dari taman bakaunya, ada juga taman bawah air, yaitu wisata terumbu karang yang sangat memanjakan mata. Kalian akan diajak berkeliling dengan perahu atau yang disebut dengan lepa-lepa. Dengan mengeluarkan budget sebesar Rp. 10.000 rupiah per orang,  kalian sudah bisa menikmati keindahan bawah laut pantai Gonda. Banyak sekali warna-warni terumbu karang dan spesies ikan-ikan kecil yang lucu dan berwarna. Tidak hanya untuk berwisata, Pantai Gonda juga dapat dijadikan sebagai spot memancing yang cukup bagus.

Menjelang malam hari kalian dapat menikmati senja yang kemerahan, bergradasi warna jingga dan ungu sambil duduk-duduk di gazebo dan menyeruput segelas teh hangat dan sepotong roti. Sungguh pengalaman yang mengagumkan, bukan?. Kau dapat berdiskusi tentang cinta dan hidup di tempat ini.

Foto : Fb. Ashari Sarmedi dan Ulfa Saoja

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa jumlah pengunjung semakin hari semakin menurun. Menurut penuturan salah satu penyelia di tempat ini, Hakim (50) ia berkata bahwa penurunan jumlah pengunjung di tempat wisata ini bukan hanya karena covid-19 namun juga dikarenakan munculnya isu-isu yang tidak mengenakkan dan menjadikan Pantai Gonda sebagai lokasi utama, padahal menurut penuturan bapak Hakim, tidak pernah terjadi kasus-kasus maupun isu-isu yang tidak mengenakkan di sekitaran Pantai Gonda. Namun karena beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab telah menyebarkan isu palsu alias hoax, nama Pantai Gonda menjadi tercoreng yang mengakibatkan munculnya ketakutan para wisatawan untuk mengunjungi Pantai Gonda.

Padahal, jajaran hutan bakau sepanjang 1,46 KM ini menunggu kalian untuk berkunjung dan menikmati pemandangannya. Maka dari itu, jangan sungkan untuk mengunjungi Gonda Mangrove Park. Ingat, taman bakau dan terumbu karangnya menunggu untuk kalian kunjungi.

Namun jangan lupa yah, kita harus terus menjaga kelestarian alam dimanapun kita berada, dengan tetap menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan, apalagi jika kita mengunjungi taman wisata. Sebagai penghuni bumi yang baik dan cinta alam, kita sama-sama menjaga ekosistem dan bumi kita, agar tetap lestari.

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: