Terjaring Pukat Nelayan, 30 Ekor Penyu Dilepas ke Laut

Reporter : Busriadi Bustamin

MALUNDA,mandarnesia.com-Sekitar 30 ekor penyu terjaring pukat nelayan di Lingkungan Karewaca Kelurahan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Penyu-penyu itu langsung dilepas kembali ke laut oleh warga dan nelayan.

Ibrahim salah satu warga setempat mengatakan, ada sekitar 30 lebih penyu yang berhasil ditangkap. Dan, rata-rata berukuran besar.

“Kurang lebih 30 ekor penyu. Sebagian dilepas langsung di tengah-tengah laut. Tapi ternyata setelah jaring sampai dipesisir pantai masih ada didalam 3 ekor. Bahkan masih ada yang berukuran besar dari yang tiga ekor itu,” kata Ibrahim, Ahad (5/4/2020).

Setelah di pesisir pantai, penyu yang terjaring dilepas dan sempat menjadi tontonan warga. Apalagi saat itu, beberapa warga yang sedang mandi laut.

“Kami lepas bersama warga. Apalagi penyu termasuk hewan yang dilindungi,” tutur Ibrahim, yang membenarkan dirinya sempat ikut menangkap ikan menggunakan jaring bersama nelayan.

Pemerhati Penyu Yusri Mampie menyebutkan, penyu yang berhasil terjaring pukat nelayan merupakan penyu jenis hijau.

“Sangat bersuyukur atas kesadaran masyarakat, sisa bagaimana pemerintah menyikapi hal positif seperti ini,” katanya.

“Seharusnya dinas terkait ikut terlibat. Artinya sebelum dilepas liarkan harusnya di data dulu. Sehingga penyu yang dilepas bisa diketahui asal dan arahnya.”

Foto: dok.

Baca Juga:  Kelapa Sawit Dinilai Tidak Menguntungkan Sulbar

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?