Rebranding BKKBN Menuju Generasi Baru

mandarnesia Home » Sulbar Terkini » Update » Rebranding BKKBN Menuju Generasi Baru
Rebranding BKKBN Menuju Generasi Baru

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sulbar menjelaskan rebranding atau cara baru BKKBN yang belum lama ini dirilis menyambut generasi milenial di masa depan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BKKBN Sulbar, Pelaksan Harian (Plh) Walfaidhin menjelaskan, arti warna pada logo baru BKKBN. Warna biru pada logo menunjukkan keberlanjutan kerja BKKBN dari waktu-waktu sebelumnya, sekaligus nuansa tenang, bersahabat, dan stabil.

“Gradasi kiri ke kanan dari biru gelap bergerak menuju biru lebih terang, menyampaikan pesan masa depan yang cerah untuk masa depan generasi Indonesia,” jelasnya, Jumat (6/3/2020).

Biru dongker (Navy) melambangkan unsur ketulusan kesungguhan dan kehangatan, di mana BKKBN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengan amanat Undang-undang.

Memegang prinsip tulus dan sungguh-sungguh. Serta menjadi mitra yang sangat dekat dengan penduduk Indonesia dalam hal perencanaan keluarga.

Kemudian biru muda (Kobalt) melambangkan semangat seluruh insan BKKBN untuk menjadi BKKBN sebagai lembaga yang dinamis, semangat muda. Sekaligus berinteraksi dan terpercaya untuk menjalankan tugas serta tanggung jawab di bidang kependudukan yang semakin menantang, yang dampaknya akan sangat dirasakan oleh seluruh penduduk bangsa dan negara.

Sebelum dirilis, BKKBN Pusat, sebanyak 5.196 orang mengikuti kompetensi dalam rangka rebranding yang dilakukan oleh BKKBN. Kegiatan tersebut meliputi logo, tagline, dan jingle BKKBN.

Logo baru BKKBN tersusun dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan harmonis yang saling mengisi.

Logo diadopsi dari lambang cinta yaitu, hati yang merepresentasikan bahwa awal dari sebuah perencanaan adalah dari kasih sayang keluarga dan keharmonisan keluarga yang didukung dengan lingkungan yang selalu mensupport.

BKKBN akan selalu berusaha untuk merangkul, memfasilitasi, dan menjadi partner dalam setiap rencananya yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat dari masa anak-anak sampai dewasa.

Sedangkan kupu-kupu adalah, lambang perencanaan dan proses. Hal ini dapat dilihat dari proses metamorfosis kupu-kupu mulai dari seekor ulat hingga menjadi kupu-kupu yang indah.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?
%d bloggers like this: