Perwakilan DPP PPP Antar Habsi-Irwan Daftar di KPU 

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Habsi Wahid-Irwan SP Pababari mendaftar di KPU Mamuju, Sabtu (6/9). Pasangan petahana ini diusung lima partai politik dan satu partai pendukung, Berkarya yang tak memiliki kursi di DPRD Mamuju.

Empat petinggi partai pengusung petahana, NasDem, Hanura, Perindo, dan Golkar nampak mendampingi Habsi-Irwan mendaftar di KPU. Sementara partai berlambang Ka’bah yang pengurus tingak kabupatennya tetap bersikukuh mendukung Tina-Ado, diwakili oleh Husail melalui mandat yang dibawa dari DPP mendaftarakan Habsi-Irwan.

Husail menyampaikan, kedatangannya di KPU Mamuju ditugaskan untuk menggantikan, mewakili DPP mendaftar pasangan Habsi-Irwan di KPU. “Namanya kalau kita mendukung, kita harus memenangkan pasangan yang diusung oleh partai kita,” kata Husail yang didampingi sekretarisnya, Sabtu (6/9/2020).

Sementara Ketua DPC PPP Kabupaten Mamuju, Muh. Irfan Topporang yang ditemui saat hadir di Kantor KPU Mamuju mendampingi Tina-Ado mengatakan, kedatangannya merupakan bentuk loyalitas.

Berkas Tina-Ado Diterima KPU Setelah Perbaikan

Ia menjelaskan alasannya tetap berisikukuh mendukung Tina-Ado. “Memang dari awalnya itu mereka kan tidak mendaftar. Olehnya itu, saya konsisten terhadap AD ART partai, mekanisme partai, jika melanggar tentunya saya nggak boleh ikut ke sana.”

Disinggung terkait sanksi, ia menilai, tergantung dari DDP, dalam hidup ada konsekuensi. Apalagi jabatan. Ia akan terima apa adanya. “Dan saya pikir kalau DPP juga kan mereka tahu, mereka tidak akan bertindak buta-buta. Mereka orang-orang profesional. Apa yang saya lakukan hari ini sudah sesuai dengan kesepakatan awal dengan DPW,” tutupnya.

Pemilukada

Baca Juga:  The fitting room of the future is totally interactive

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?