Mamuju Raih Penghargaan BPS Atas Sensus Penduduk Online

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamuju memberikan penghargaan kepada Bupati Mamuju atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan pada Sensus Penduduk (SP) Online 2020 yang dilaksanakan 1 Maret hingga 15 April.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala BPS Mamuju Wisman Nainggolan dan diterima Bupati Mamuju H. Habsi Wahid di ruang kerja bupati, Selasa (18/8/2020).

Menurut Wisman, khusus Kabupaten Mamuju tercatat 21.933 ribu orang atau sebesar 13,48 persen dari total jumlah penduduk yang mengisi SP Online. Pendataan dilakukan dengan dua cara melalui sistem online yang sudah dilaksanakan pada Bulan Maret-April, namun belum mencakup daerah-daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses internet.

Olehnya pendataan langsung nantinya akan dilakukan pada Bulan September 2020 bagi masyarakat yang belum didata online. Adapun kendala saat pendataan online seperti jaringan ke daerah terpencil, masyarakat juga belum terbiasa sistem online, dan kurang memperhatikan.

“Jadi meskipun ada jaringan, kalau masyarakat kurang proaktif itu agak sulit. Kami berharap dukungan koordinasi dari pemerintah daerah dan sosialiasi dari kecamatan, desa dan kelurahan hingga RT dan RW,” kata Wisman.

Habsi Wahid mengungkapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya itu motivasi untuk lebih mengoptimalkan kinerja, terlebih dalam upaya mendukung BPS menghadirkan validasi data yang dapat digunakan dalam melakukan perencanaan program.

“Prinsipnya kami berterima kasih atas penghargaan itu, dan saya berharap semua stakeholder terkait dapat tetap membangun komunikasi yang baik, dalam upaya sensus penduduk. Karena hasilnya sangat bermanfaat,” tutup Habsi Wahid.

Baca Juga:  Unit Reaksi Desa di Kalepu, Tommo

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?