Puisi: Kertas Kecilku

by

Oleh Ihsan Zainuddin

Anak-anakku, para santri.
Hari ini kalian resmi menjadi alumni.

Aku bertanya pada awan
yang sejak pagi menatapku diam—
mengapa langit begitu cerah,
tidak terik,
tetapi seakan menyala.

Aku bertanya pada tanah,
mengapa ia tampak begitu kaku
namun basah.

Kudengar desir angin
membawa lirik
yang tak sanggup kunikmati.

Daun-daun memandangku sendu,
menjelma kertas-kertas kecil
yang memenuhi meja di depanku.

Aku mencari satu kertas kosong,
tetapi semuanya penuh tinta
dan basah oleh air mata.

Aku memejamkan mata.

Kulihat burung-burung kecil
bermain dengan induknya.

Lalu aku sadar—
pagi ini
akulah induk yang merana.

Anak-anakku benar-benar telah pergi.
Pergi sejauh-jauhnya.

Dan aku mulai rindu
pada sayap-sayap kecil itu.

—–
Dalam perjalanan dari Lampoko menuju Bandara

Ahad, 17, Mei 2026

Kutulis khusus untuk santri angkatan ke-30 El -Imtiyaz Generation 2026