fbpx

Desa Salukayu Mangalihkan Anggarannya Tangani Wabah Covid-19

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju telah mengeluarkan kebijakan relokasi dana desa umengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19 diapresiasi oleh sejumlah kepala desa.

Salah satunya Kepala Desa Salukayu, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju Abd. Rahman, ia menilai kebijakan Pemkab Mamuju yang merujuk pada Surat Edaran Menteri Desa dan PDTT No 8 Tahun 2020, tentang desa tanggap covid-19 dan penegasan padat karya tunai desa, pilihan paling bijak saat ini.

Meski mengaku harus mengurungkan salah satu program untuk dialihkan sementara menangani covid-19, namun kades yang juga adalah Wakil Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mamuju ini l, mengaku telah mantap untuk menggeser kegiatannya sebesar Rp200 juta sebagaimana instruksi Bupati Mamuju, terlebih ia telah mendapat dukungan dari masyarakatnya

“Persoalan kesehatan dan keselamatan itu harus paling utama, nanti kalau sudah membaik baru kita pikirkan lagi soal pembangunan yang telah direncanakan, tentu kita akan prioritaskan kembali,” kata dia, Kamis (9/4/2020).

Ia merinci belanja yang akan dilakukan dengan relokasi dana desa dalam upaya mencegah pandemi virus corona, akan membeli alat kesehatan habis pakai seperti masker, disinfektan, vitamin serta sejumlah sarana lain yang akan digunakan dalam mencegah penularan virus corona.

Selain itu, untuk mengantisipasi virus yang lebih berpotensi di bawa oleh orang yang datang dari luar daerah, saat ini pintu utama masuk Desa Salukayu telah diberlakukan penjagaan portal. Sehingga keberadaan orang baru atau yang tiba dari bepergian akan tetap terdeteksi dan langsung dilakukan antisipasi.

Atas hal itu Abd. Rahman mengaku terus berupaya membangun komunikasi dengan desa tetangga, dan saling bertukar informasi terlebih Desa Salukayu adalah pintu masuk yang dilalui pula oleh warga dari tiga desa lain, yakni Desa Suka Damai, Salubarana dan Desa Kalonding. (ADV)

Komentar Anda
Baca Juga:  AST : Nanti Bulan Dua Kita Lihat Perkembangan
error: Content is protected !!