fbpx

Binuang, Gerbang Pariwisata Polewali Mandar

Oleh: Bidang Promosi, Dispop Polewali Mandar

Kecamatan Binuang merupakan kecamatan penyambut tamu dari arah Sulawesi Selatan, posisinya sangat strategis dalam liuk jalan trans Sulawesi sebagai gerbang bagi Polewali Mandar dan Sulawesi Barat.

Kecamatan Binuang dalam Angka tahun 2018 terbitan BPS menyebutkan bahwa Binuang berada pada bagian barat Kabupaten Polewali Mandar, bagian Utara berbatasan dengan Kecamatan Anreapi, bagian Timur berbatasan dengan Kabupaten Pinrang, sedangkan di bagian Selatan berbatasan dengan Selat Makassar, dan di sebelah barat bebatasan dengan Kecamatan Polewali.

Masih dalam Binuang dalam Angka 2019, wilayah Kecamatan Binuang memiliki luas 123,34 KM2 yang terbagi dalam satu kelurahan dan sembilan desa, dimana desa terluas adalah Kelurahan Batetangnga dengan luas wilayah 44,80 KM2 dan desa terkecil adalah Desa Mammi dengan wilayah 0,92 KM2. Pusat pemerintahan Kecamatan Binuang berada di Kelurahan Amassangan yang berjarak 12 Km dari Ibu Kota Kabupaten Polewali Mandar. Sebagai Ibu Kota Kecamatan, Kelurahan Amassangan berada pada ketinggian 5 Meter diatas permukaan air laut dengan luas wilayah 8,30 KM2. Diantara satu kelurahan dan sembilan desa yang ada di Kecamatan Binuang, Desa Kaleok merupakan desa dengan jarak terjauh dari Ibu Kota Kecamatan yaitu 35 Km. Sedangkan desa/kelurahan dengan jarak terdekat adalah Kelurahan Amassangan.

Di kecamatan ini terdapat objek wisata kepulauan, pantai, objek wisata sungai, dan rawa yang dibangun kembali menjadi salah satu alternatif objek wisata berada di kecamatan tersebut.

Sebagai gerbang pariwisata Polewali Mandar, maka tidak salah bila kecamatan ini memiliki puluhan obyek wisata. Berikut beberapa destinasi wisata yang ada di Binuang.

Foto: Dispop Polewali Mandar

Pulau Battoa dapat ditempuh kurang lebih ± 15 menit dari tempat penyeberangan, pulau ini dihuni oleh beberapa kepala keluarga yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan tradisional. Salah satu daya tarik yang ditawarkan oleh pulau ini adalah hutan mangrove dan termasuk pulau terbesar diantara pulau di Kecamatan Binuang.

Pulau Karamasang dapat ditempuh sekitar 20 menit dari bibir pantai Desa Tonyamang dengan menggunakan taksi (perahu tradisional). Muatan taksi tersebut dapat memuat ±10 sampai 15 orang. Di pulau tersebut kita dapat melihat panorama pantai yang cukup sejuk. Pulau ini dikelilingi oleh pasir putih dan karang yang indah, salah satu kelebihan di pulau ini terdapat sumber air tawar dan hutan bakau. Pulau ini termasuk pulau yang terbesar ke dua setelah pulau battoa.

Pulau Dea dea juga disebut pulau kucing ditempuh 10 menit dengan menggunakan taksi laut yang diberangkatkan dari dermaga penyeberangan Belang belang di Desa Tonyamang.

Pulau Landea

Pulau ini disebut Pulau Landea karena pulau ini tidak ditumbuhi oleh alang-alang (dea). Di tempat ini dapat dilaksanakan kegiatan tracking sambil menyaksikan panorama indah di sekitarnya. Tidak jauh dari Pulau mini terdapat onggokan batu di tengah laut yang dulu sangat dimitoskan oleh masyarakat sekitarnya yakni “Batu Mangnganga” 

Pulau Gusung Toraja merupakan pulau terkecil diantara gugusan pulau-pulau yang ada disekitar kecamatan Binuang kabupaten Polewali Mandar. Tetapi meskipun kecil pulau ini menyimpan pesona yang menakjubkan,selain pasir putihnya yang indah disekitarnya juga banyak binatang laut yang bisa dilihat langsung ke dasar laut bahkan pemandangan bawah laut pun tak kalah indanya.

Baca Juga:  Belasan Rumah Rusak Akibat Tanggul Jebol Diterjang Ombak di Majene

Pulau Panampeang

Pulau Panampeang satu dari 7 Pulau yang ada di Polewali Mandar, tepatnya berada dalam wilayah Desa Tonyaman kecamatan Binuang. Waktu tempuh dari  dermaga penyeberangan Belang-belang Desa Tonyaman menuju Pulau Panampeang dapat ditempuh sekitar kurang lebih 30 menit dengan menggunakan Taxi Laut, istilah yang digunakan penduduk setempat mengenai perahu bermesin temple dan bercadik yang digunakan sebagaio alat transportasi penyeberangan antar pulau-pulau dikawasan tersebut.

Konon nama Pula Panampeang berasal dari kata “Passappeang” artinya tempet menjemur pakaian para nelayan yang sedang beristirahat di pulau ini. Pulau ini juga dijadikan sebagai tempta transit bagi para nelayan jika ada badai saat mereka melaut. Lebih dari separuh wilayah pesisi pulau Panampeang ditumbuhi hutan bakau (mangrove) yang sangat subur dan sebagian lainnya berpasir putih.

Pantai Mirring

Pantai ini berjarak kurang lebih 10 kilometer di sebelah timur kota Polewali Mandar. Suasana yang ditawarkan adalah pemandangan yang sejuk, di objek ini sangat cocok untuk Diving, Snorkling dan Fishing. Selain itu tempat ini juga dapat dijadikan kegiatan pelaksanaan Outbond serta penelitian.

Pulau Salama’ juga disebut Pulau Tangnga (tengah) karena posisi pulau ini berada di tengah gugusan pulau di kecamatan Binuang. Juga disebut Pulau Tosalama (pulau orang-orang yang selamat) karena di pulau ini terdapat makam seaorang wali penyebar Islam pertama di daerah Mandar yakni Syeh Abdul Rahim Kamaluddin yang telah tercatat sebagai salah satu situs Cagar Budaya di Kabupaten Polewali Mandar. Secara administratif pulau ini masuk dalam wilayah Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, memiliki penduduk sekitar 80 kepala keluarga.

Pantai Sappoang

Pantai Sappoang terletak disisi jalan poros Polewali – Pinrang  sekitar 5 Km dari Kota Polewali, tepatnya di desa Mirring, Kecamatan Binuang. Objek wisata bahari yang ada di Polewali Mandar ini diapit oleh hutan mangrove dan berhadapan dengan salah satu dari tujuh gugusan pulau di Polewali Mandar yaitu pulau Battoa. Di Pantai ini kita juga dapat menyaksikan keindahan sunset.

Pantai Tete

Pantai wisata ini memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di perbatasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Tepatnya di Desa Paku, Kecamatan Binuang. Wisatawan yang banyak mengunjungi objek ini adalah para pelancong dari wilayah Kabupaten Pinrang dan Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan serta wisatawan lokal dari Kabupaten Polewali Mandar.

Akses menuju obejek wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan roda dua dan roda empat, dengan lama perjalanan 45 menit dari kota polewali. Keunggulan dari objek wisata ini karena pantainya yang landai dan luas serta ditumbuhi nyiur yang melambai.

Rest Area Pantai Sappoang

Tempat istirahat ini atau lebih dikenal sebagai Rest Area Pantai Sappoang terletak di jalur trans Sulawesi, di desa Amassangang KSPP Binuang. Letaknya yang strategis berada di sisi ruas jalan trans Sulawesi, rest area ini  menjadi destinasi untuk beristirahat sejenak, melepaskan kelelahan, kejenuhan, ataupun ke toilet selama dalam perjalanan jarak jauh.

Baca Juga:  Ibu Agung Hj. Andi Depu : Simbol Perlawanan Rakyat dan Nasionalisme (11)

Panorama indah yang ditawarkan adalah pemandangan alam bahari yang dikelilingi oleh hutan mangrove. Di sore hari wisatawan ataupun pelancong yang sedang beristirahat dapat menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) dari pantai ini.

Trans-Sulawesi Highway (Jalan Raya Trans Sulawesi) adalah sebuah jalan raya nasional sepanjang 2.000 Km yang menghubungkan Kota Makassar, Sulawesi Selatan dengan Manado di Sulawesi Utara melalui Provinsi Sulawesi Barat (Kabupaten Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, Kabupaten Pasangkayu) Kota Palu Provinsi Sulteng. Masyarakat yang sedang melakukan perjalanannya dapat singgah untuk rehat sejenak di rest area ini.

Di rest area ini tidak ada akomodasi/penginapan. Tersedia fasilitas toilet, gazebo untuk menikmati pemandangan alam sambal berfoto, mushollah dan kuliner di tempat istirahat ini.

Takodo Waterboom

Water Boom ini terletak di jalan trans Sulawesi, lebih tepatnya di dusun Takodo, Desa Rea Timur, Kecamatan Binuang, kurang lebih 5 kilometer dari kota Polewali. Foto waterboom dipotret jauh sebelum pandemi covid-19 mendera negeri ini.

Rawa Bangun

Berada di Dusun Biru, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, tempat yang sejuk ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk menjauh dari kebisingan kota Polewali Mandar. Di tempat ini pengunjung dapat memanjakan diri dengan suasana alam, sekitarnya terdapat kolam pemeliharaan ikan, pohon durian, pohon langsat dan pohon rambutan, menambah keasriannya, berjarak  kurang lebih 8 kilometer dari kota ibu kota Polewali Mandar.

Dengan harga terjangkau pengunjung dapat menikmati kuliner lokal, seperti ikan air tawar, ayam dan bebek. Di dalam kawasan ini terdapat fasilitas seperti kolam mancing, kolam renang bagi anak-anak, permandian alam dan mushollah.

Ada satu kelompok sadar wisata yang dalam tahap pembelajaran dibina langsung oleh Disbudpar sekarang Dispop, sejak tahun 2015.

Kali Biru

Permandian alam ini terletak di Kanang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang. Hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit dari pusat kota Polewali dengan jarak sekitar 11 Km. Di Permandian alam ini cukup terkenal akan potensi buahnya seperti langsat, durian, dan rambutan.

Air Terjun Kaleok

Bentang geografis Kabupaten Polewali Mandar yang beragam menjadikan wilayah ini memiliki potensi wisata alam yang menarik. Air Terjun Kaleo terletak di Kawasan Pelestarian Hutan Lindung (KPHL) Mapilli. Berada di Desa Kaleok Kecamatan Binuang.

Air Terjun Galung

Eksotiknya alam menjanjikan kesejukan, terletak di Desa Batetangnga Kecamatan Binuang. Desa ini terletak di kaki bukit sekitar 15 kilo meter dari ibu kota Kabupaten Polewali Mandar. Diantara keindahan alamnya, terdapat sebuah jembatan yang melintas di atas aliran sungai.

Salu Sitammu

Salu sitammu adalah objek wisata yang ada di Passembaran, Kecamatan Binuang, Desa Batetangnga/Kanang. Salu sitammu sangat memperlihatkan kejernihan airnya dan pepohonan besar yang tak luput dari pandangan mata.

Salu artinya Sungai dan Sitammu artinya bertemu, Salu Sitammu bertemunya 3 sungai yang berada di Passembaran.

Baca Juga:  Langkah Kecil untuk Manfaat Besar

Salu Pajaan

Obejek wisata alam Salu Pajaan terletak di jalan poros Biru, Desa Batetangnga Kecamatan Binuang. Objek wisata ini masuk dalam objek wisata buatan. Yang memadukan antara konsep wisata alam dan konsep wisata tirta. Keunggulan dari objek wisata ini terletak tidak jauh dari pusat kota dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain itu obejek wisata ini menyiapkan fasiltis kolam renang untuk dewasa dan anak-anak serta fasilitas gazebo serta ruang pertemuan untuk acara meeting organisasi dan instansi. Keindahan alam dan kesejukan pohon di sekitarnya manambah daya tarik wisatawan untuk mengunjungi disetiap hari libur.

Limbong Lopi

Limbong Lopi. Jarak tempuh untuk sampai di Limbong Lopi lumayan memacu adrenalin karena kiri kanan jalan memiliki jurang yang curam. Tempat ini sangat cocok untuk orang-orang yang ingin memacu adrenalinnya. Biaya masuk wisata Limbong Lopi yaitu Rp.5.000/kepala.

Wahana di objek wisata Limbong Lopi yang digandrungi pengunjung adalah Flying fox karena kita bisa menikmati pemandangan seolah-olah dapat menyapa awan. Bermain Flying Fox bisa dilakukan dengan merogoh kocek Rp.20.000/kepala. Bagi orang yang pertama kali ingin mencoba Flying Fox tidak perlu khawatir karena akan diberi arahan serta petunjuk demi menjaga keamanan. Limbong Lopi juga memiliki kolam renang dan sungai yang menyejukkan.

Wai Batu

Wai berarti air. Tempat wisata ini masih tergolong baru, wisata ini dikelolah swasta semakin menarik untuk dikunjungi. Fasilitas yang tersedia seperti Gazebo yang tersedia di setiap pinggir sungai. Wai Batu juga memiliki kolam renang, tempat karaoke.

Dinamakan Wai Batu karena air dan batu menyatu tertata indah secara alami pada sepanjang permandian tersebut. Hal yang paling menarik di permandian ini adanya mata air yang keluar dari batu.

Rawa Indah

Obejek wisata alam Rawa Indah terletak di jalan poros Biru, Desa Batetangnga Kecamatan Binuang. Objek Wisata ini adalah salah satu obek wisata terbaru yang di Kabupaten Polewali Mandar. Objek wisata ini masuk dalam objek wisata buatan Yang memadukan antara konsep wisata alam dan konsep wisata tirta. Keunggulan dari objek wisata ini karena terletak tidak telalu jauh dari pusat kota dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu obejek wisata ini menyiapkan fasiltis kolan renang untuk dewasa dan anak-anak serta fasilitas gazebo dan ruang pertemuan untuk acara mitiing organisasi dan instansi. Keindahan alam dan kesejukan pohon-pohon disekitarnya manambah daya tarik wisatawan untuk mengunjungi disetiap hari libur.

 

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?
%d bloggers like this: