Ayo Nikmati Sunrise dan Gumpalan Awan di Bulo, Polewali Mandar, Sulbar

oleh

Oleh : Musmarinah dan Lisna

Kabupaten Polewal Mandar, Sulawesi Barat selalu punya cerita manarik tentang destinasi wisata, sebuah puncak yang belakangan ini viral yang disebut juga negeri di atas awan, menyimpan pemandangan indah dan diberi nama oleh pengelolanya Bukit Senayan.

Bulo adalah sebuah desa yang kemudian menjadi kecamatan termuda di Polewali Mandar. Letaknya berada di jalan poros antara Matangga dan Wonomulyo, Jalur  ke Bulo juga bisa dijadikan jalan alternatif bila hendak ke Mamasa.

Kecamatan Bulo memiliki kondisi geografis berada di pegunungan, terdiri sembilan desa. Bulo, Daala timur, Ihing, Karombang, Lenggo, Patambanua, Pulliwa, Sabura, dan Sapporakki.

Bulo memiliki beberapa bukit wisata yang baru terbuka dan sudah mulai dikunjungi masyarakat yang penasaran dengan pesona kecantikan pemandangan awan. Sehingga juga disebut sebagai negeri di atas awan.

Bukit Senayan adalah nama yang disematkan para pemuda di Desa Bulo. karena bentuk bukit tersebut menyerupai bentuk gedung DPR/DPD/MPR-RI di Jakarta, sebenarnya nama lokasinya Bukit To Tammarammung.

Jasman (56 th) salah satu pengelolah tempat wisata tersebut yang kami temui saat kami berkunjung. Juga dari tim pengelolanya Hariadi, Henar dan adik dari Jasman juga termasuk pengelolah Bukit Senayan. Bukit Senayan diresmikan Juli tahun 2020. Bukit Senayan termasuk objek wisata kedua yang diresmikan setelah Puncak Lemo Nipi’.

Untuk menikmati wisata ini kita hanya merogoh kocek Rp.5.000/kepala saja. Wisata Bukit Senayan dilengkapi dengan fasilitas toilet, warung makan, dan juga disediakan musala yang berukurang sedang.

Bukit Senayan tidak terlalu jauh dari pemukiman warga sekitar, 2 kilometer dari perkampungan Desa Bulo. Sementara dari Kota Polewali berjarak sekitar 35 kilometer, atau dapat ditempuh kurang lebih satu jam menggunakan kendaraan roda dua dan kurang dari sejam jika menggunakan roda empat. Akses menuju wisata ini melewati perkebunan warga, sehingga tidak terlalu menguras tenaga wisatawan untuk tiba di lokasi wisata tersebut.

Baca Juga:  Muhammadiyah Terus Cetak Kader

Di sepanjang jalan menuju bukit senayan sendiri kalian akan di manjakan dengan pemandangan pohon buah-buah yang beriringan seakan-seakan mereka telah mengambil posisi mereka masing-masing dengan tepat,dan haruman buah kopi dan cengkeh menjadi pelengkap selama menyusuri jalan tersebut.

Bukit senayan menyimpan sejuta keindahan, lukisan awan dan pemandangan alam pegunungan yang menakjubkan. Disarankan tiba sebelum matahari terbit untuk bisa menikmati lukisan awan indah, warnanya kemerahan diterpa sinar matahari pagi, dan akan nampak makin indah saat sang fajar menyembul dari balik awan dan menyinari hamparan awan menutupi pegunungan di Kecamatan Bulo. Pemandangan ini bisa dinikmati pada pukul 05.30 WITA.

Tak hanya keindahan awan di pagi hari, tapi momen sunrise hangat yang menyembul dari balik awan, biasa terjadi hingga pukul 09.00 WITA. Pegunjung akan dimanjakan dengan pemandangan tersebut dan sayang jika tidak diabadikan melalui smartphone photo atau video untuk berswafoto.

Jadi tidak mengherankan jika pengunjung rela menginap demi menikmati pemandangan matahari terbit dan hamparan awan cantik pada pagi hari. Namun ada kalanya seketika awan akan cepat berlalu bila semilir angin tiba-tiba hadir kala awan dan sunrise mulai memanjakan mata para wisatawan yang menikati keindahan tersebut.

Adv.