fbpx

Hujan Mengguyur Wilayah Majene dan Mamuju, Apakah Kemarau Telah Berakhir?

Reporter: Sudirman Syarif

MAJENE, mandarnesia.com — Hujan dengan intensitas lebat mengguyur sebagian Wilayah di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Salah satunya di Kecamatan Malunda, hujan mengguyur wilayah yang telah beberapa bulan mengalami kekeringan, selama sejam.

Parit yang sebelumnya kering, kini tergenang air hujan. Namun lahan yang membutuhakan air banyak, sepertih sawah masih kering.

Lantas apakah hujan yang terjari hari ini, Sabtu (24/8) menjadi penanda, musim kemarau telah berakhir?

Prakirawan Badan Meteoroligi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Majene Ayu Indrawati menjelaskan, hujan yang terjadi hari ini bukan menjadi sebuah penanda kemarau sudah berakhir.

“Untuk hujan yang terjadi saat musim kemarau ini, walaupun intensitasnya lebat, bukan berarti bahwa kemarau berakhir,” kata Ayu Indrawati kepada mandarnesia.com, Sabtu (24/8/2019).

Dijelaskannya, fenomena ini (hujan) biasa disebut hujan lokal. Kriteria masuknya musim hujan biasanya ditandai dengan hujan berturut-turut, selama satu dasarian atau 10 hari, diikuti oleh dua dasarian berikutnya.

“Sebenarnya ini hal biasa, biasanya karena beberapa hari sebelumnya kondisinya sangat panas,” jelasnya.

BMKG menggunakan citra satelit, hingga sore ini, berdasarkan interpretasi citra satelit wilayah yang terdapat pertumbuhan awan konvektif, di Wilayah Malunda, Tapalang, Mamuju dan Kalukku.

BMKG menyampaikan, Sulawesi Barat terdiri dari empat Zona Musim (Zom). Dari empat Zom ini, waktu untuk puncak musim kemarau di Sulbar berbeda-beda.

Zom satu diwakili Polewali dan Campalagian, prakiraan puncak musim kemarau Bulan Agustus. Zom dua diwakili Tinambung, Majene dan Pamboang, prakiraan puncak musim kemarau Bulan Juli lalu.

Zom tiga, diwakili Malunda dan Mamuju, prakiraan puncak musim kemarau Bulan Agustus dan zom empat, wilayah Mambi, Mamasa dan Sumarorong, prakiraan puncak musim kemarau Bulan September.

“Namun pengertian puncak ini bukan berarti akhir. Untuk prakiraan hingga bulan berapanya, zom satu dan dua akhir September, zom tiga dan zom empat awal September,” tutupnya.

error: Content is protected !!