13 Warga Majene Positif Covid-19, Tujuh Mamuju

Reporter: Sudirman Syarif

MAMUJU, mandarnesia.com — Sulbar mencatat penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 yang signifikan hari ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari BBLK Makassar, 20 orang dinyatakan positif.

Masing-masing dari Kabupaten Mamuju 7 orang dan Majene 13 orang, per Kamis (6/8/2020)

Kasus positif dari Mamuju, perempuan inisial MA (32), kasus 247 perempuan inisial NU (28) kasus 248 perempuan NH (18), kasus 249 perempuan MA (18), kasus 250 perempuan YDK (53), merupakan warga Kelurahan Simbuang, Mamuju. Sementara kasus 251 laki-laki inisial BOR (23), kasus 252 laki-laki, inisial HR (22) beralamat di Kelurahan Mamunyu, Mamuju.

Kasus 253 perempuan WA (14), kasus 255 laki-laki TPW (22) HS (43), kasus 257 laki-Laki ARP (21) warga Labuang Utara, Majene.

Kasus 254 perempuan MA (33) warga, kasus 258 laki-laki NDK (33), kasus 259 laki-laki inisial MRA (23), kasus 260 laki-laki, inisial AM (34), kasus 261 laki-laki inisial MHA (22), kasus 262 laki-Laki inisial GSW (23), kasus 263 laki-laki AR (34). Pasien merupakan warga Lembang, Majene.

Kasus 264 perempuan RS (63) beralamat di Kelurahan Pangali-ali Majene. Kasus 265 laki-laki inisial RU (38) warga Galung, Majene. Semua pasien yang dinyatakan positif tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota daerah terjangkit. Namun pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi. Saat ini pasien telah melakukan isolasi mandiri.

Kasus positif di Sulbar telah mencapai 264, 151 orang telah dinyatakan sembuh dan 5 dilaporkan meninggal. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulbar Safaruddin Sanusi mengatakan perlu kerja sama masyarakat dengan Pemerintah.

“Untuk memutus mata rantai covid-19 tidak bisa hanya pemerintah saja,” katanya kepada mandarnesia.com, Kamis (6/8).

Baca Juga:  Klan Politik-Birokrasi Terpopuler di Sulawesi Barat

Foto : FB Dinkes Sulbar

redaksi

MANDARNESIA.COM sebuah organisasi media yang bertujuan mendorong perbaikan mutu jurnalisme. Gagasan besar ini untuk merespon makin tumbuhnya jurnalistik, dan media baru di Indonesia. Akses jaringan internet dan sarana yang mudah dijangkau saat ini memberi peluang bagi siapapun untuk bertindak apapun termasuk dalam memanfaatkan celah industri media baru, yakni proses media yang sangat berbeda dari metode jurnalistik sebelumnya.

error: Content is protected !!
Open chat
1
Assalamu Alaikum
Ada yang bisa kami bantu?