Hasil UN SMK, Sulbar Berada Diurutan Paling Terakhir

MAMUJU-mandarnesia.com-Hasil Ujian Nasional (UN) Per Provinsi Tahun 2019 beredar luas di dunia maya. Baik di Facebook maupun Group WhatsApp, Jumat (18/5/2019).

Dalam hasil UN SMK tersebut, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berada diurutan 34 dan paling terakhir. Dengan persentase nilai 39.07.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar Juniar belum mengetahui informasi tersebut. Dan, ia mengetahui setelah reporter media ini mengirimkan hasil UN ke WhatsApp pribadinya.

“Saya baru lihat juga ini rilisnya,” ucap Juniar.

Namun ia menuturkan, tidak bisa juga dikatakan bahwa Sulbar masih kurang mampu. Tapi kemungkinan salah satu penyebabnya adalah karena baru tahun ini Sulbar menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Jadi mungkin siswa kita, kalau didalam kota mungkin sudah tidak kaku dengan komputer. Tapi kan banyak sekolah kita yang jauh. Akhirnya kaget dengan penyelenggaraan UNBK. Karena beberapa sekolah kita kan belum mampu dari segi prasarana tersebut banyak yang kita gabungkan ke sekolah yang mendapatkan akses jaringan dan komputer,” kata Juniar.

Jadi ini, sambung Juniar, akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) buat Pemerintah Provinsi Sulbar. Harus punya misi yang bagus untuk menyiapkan sarana dan prasarana lebih dini agar ke depan siswa lebih siap menghadapi UNBK.

“Memang ketika komputerisasi ini harus diberlakukan maka tidak ada hal lain harus dilakukan siswa bahwa mereka harus belajar. Kemudian tenaga pendidik juga harus mempersiapkan kompetensinya agar mentransfer ilmu kepada siswa supaya lebih bagus lagi. Karena persoalan mutu itu tidak harus menyalahkan siswa, tapi kompetensi guru harus tetap ditingkatkan. Inilah PR kita selaku pemerintah,” jelasnya.

Amran HB salah seorang anggota group WhatsApp yang membagikan Hasil UN SMK Per Provinsi ke Group IGI Bincang Pendidikan menjelaskan, bahwa ia mendapatkan informasi tersebut langsung dari pihak Kemendikbud.

“Sumbernya dari Kemendikbud,” katanya.

Reporter: Busriadi Bustamin

Komentar Anda

error: Content is protected !!