Mengapa Polewali Mandar Dapat Adipura

Polewali, Mandarnesia.com — Tiga tahun lamanya, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bergelut dalam persiapan Adipura. Alhasil, proses tersebut membuahkan hasil.

Perlu diketahui, dalam proses penilaian ada dua kategori yang dinilai, penilaian fisik dan nonfisik.

Untuk penilaian fisik, ada 15 titik pantauan. Mulai dari TPA Binuang, Terminal Tipalayo, Taman Kota, pasar, TPS 3R, Bank Sampah Unit, Bank Sampah Induk, perumahan, pertokoan, Rumah Sakit dan Puskesmas, sekolah, jalan, sungai, pantai wisata, dan kantor. Secara keseluruhan titik pantau ada sekitar 70 titik.

Sementara kategori nonfisik ada empat penilaian mulai dari isian data sampah dan RTH, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, dan kebijakan anggaran dan peraturan terkait sampah, RTH dan pengendalian pencemaran air.

Bukan hanya itu, kebijakan baru yang menjadi penentuan pencapaian adipura adalah Penyusunan Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Peraturan tersebut ditetapkan menjadi Peraturan bupati Polewali Mandar yang akan diukur dalam kurun waktu 2018 sampai dengan 2025.

“Penghargaan Piala Adipura yang kita peroleh ini untuk kinerja periode 2017-2018, yang sudah dilalui mulai tahap P1 bulan November 2017 sampai P2 bulan Maret 2018. Kemudian verifikasi pada bulan September 2018,” kata Hikmah, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Polman.

Sementara, penyusunan Jakstrada dirampungkam sampai Oktober 2018.

“Seharus penghargaan ini diterima pada akhir tahun 2018. Karena jadwal bapak Wapres maka penerimaannya bergeser ke Januari 201,” kata Hikmah.

Ia juga menyampaikan, Piala Adipura biasa yang didapat Kabupaten Polman adalah bentuk apresiasi bagi pemkab/kota yang berkinerja baik dalam pengelolaan lingkungan khususnya untuk pengelolaan sampah dan RTH.

“Berharap partisipasi masyarakat meningkat dan lebih mandiri dalam melakukan pengelolaan sampah. Mulai dari kesadaran tidak buang sampah di sembarang tempat, melakukan pemilahan sampah dan menabung sampah. Dan yang utama adalah terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Foto : Kominfo Polman

Reporter: Busriadi

Komentar Anda

error: Content is protected !!