fbpx

Tiga Pilar Plus untuk Pemilu 2019

Pendekatan Humanistik Keagamaan Menciptakan Kondisi Keamanan Jelang Pemilu dan Pilpres

Nitizen Report : Hajrul Malik

Jajaran POLDA Sulawesi Barat terus melakukan upaya untuk mempertahankan situasi kondusif di masyarakat menghadapi pemilu dan pilpres serentak tahun 2019.

Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol H. Baharuddin Jafar, M.Si memimpin langsung kegiatan silaturahmi jajaran Polda dengan masyarakat di sejumlah masjid di Polewali Mandar.

Kegiatan yang dibingkai dengan safari Kamtibmas ini melibatkan pemerintah daerah, Jajaran TNI, dan juga penyuluh Agama dari Kementerian agama. Salah satu masjid yang menjadi titik silaturahmi adalah masjid merdeka Wonomulyo, Jumat 14 Desember 2018.

Dalam tausiyah sekaligus arahan Kapolda disampaikan dihadapan jama’ah masjid seusai sholat ashar ditegaskan bahwa dalam rangka menghadapi pemilu dan pilpres 2019, masyarakat diminta untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif, khususnya Polman yang telah meraih status aman pasca pilkada 2018. Oleh karena itu, kami melakukan safari Kamtibmas ini melibatkan pemerintah daerah, TNI Polri serta penyuluh Agama.

Ini yang kami maksud dengan program “Tiga Pilar Plus”. Jika ini bersinergi maka masyarakat akan tetap aman, sebab ada TNI yang sedikit lebih tegas dengan tagline Taro Ada Taro Gau, sementara polda Sulbar mengusung Siamasei, sebuah slogan yang dikenal lebih humanis, dan pemerintah provinsi dengan tagline Millete Diatonganang memberi makna tetap on the track, jika ketiga lingkup pemerintahan ini diintegrasikan akan berpengaruh terwujudnya Sulbar malaqbi.

Sementara penyuluh agama akan mengisi ruang spritualitas sehingga masyarakat Sulawesi Barat akan mendapatkan kondisi keamanan yang mumpuni dan dengan kegiatan penyuluhan agama masyarakat mendapatkan pencerahan untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan sebagai bagian dari kerja kerja agama.

Di sela sela safari Kamtibmas, Kapolda Sulawesi Barat menyempatkan diri meninjau pembangunan masjid yang akan dijadikan markas dakwah sekaligus tempat Tahfidzul Qur’an di Wonomulyo Polewali Mandar.

error: Content is protected !!